PERBANDINGAN METODE MOORA DAN TOPSIS DALAM MENENTUKAN LAYANAN GROCERY TERBAIK DENGAN VALIDASI RANK SPEARMAN

  • RACHMA AULIA FIRDIANA
  • 2025

Abstrak

Pandemi COVID-19 membawa perubahan besar pada perilaku konsumen, termasuk meningkatnya permintaan terhadap kebutuhan pokok dan pesatnya penggunaan layanan e-grocery. Riset Meltwater (2024) mencatat bahwa 34,4% pengguna internet di Indonesia membeli kebutuhan pokok secara daring. Namun, penelitian mengenai preferensi konsumen terhadap jenis layanan e-grocery tertentu masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih layanan e-grocery dengan menggunakan metode MOORA dan TOPSIS. MOORA digunakan karena fleksibel dalam mengubah unsur subjektif ke dalam bentuk kriteria terstandarisasi, sedangkan TOPSIS menilai alternatif berdasarkan kedekatan dengan solusi ideal positif dan negatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa Astro menempati peringkat tertinggi pada kedua metode dengan nilai 0,221662 (MOORA) dan 0,625179 (TOPSIS). Untuk menguji korelasi hasil antar metode dilakukan uji korelasi Spearman Rank, antar kedua ranking metode menghasilkan nilai yang sangat kuat sehingga menunjukkan adanya konsistensi antara keduanya. Dari sisi efektivitas, TOPSIS lebih unggul karena mampu memberikan selisih nilai antar alternatif yang lebih jelas dibandingkan MOORA.

Kata Kunci
Akses Repositori Open Access

https://repository.bsi.ac.id/repo/70473/PERBANDINGAN-METODE-MOORA-DAN-TOPSIS-DALAM-MENENTUKAN-LAYANAN-GROCERY-TERBAIK--DENGAN-VALIDASI-RANK-SPEARMAN
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 19211088 - RACHMA AULIA FIRDIANA
  • Prodi : Sistem Informasi
  • Kampus : Margonda
  • Tahun : 2025
  • Pembimbing : Sismadi, M.Kom
  • Kode : 0453.S1.19.SKRIPSI.I.2025
  • Status Akses : Open Access
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 21 Oktober 2025
  • Dilihat : 51 kali