PERANCANGAN PROGRAM INVENTORY GUDANG BERBASIS WEB DINAS PERHUBUNGAN NUNUKAN MENGGUNAKAN METODE WATERFALL
- RYENHAT RAJAGUKGUK
- 2025
PERANCANGAN PROGRAM INVENTORY GUDANG BERBASIS WEB DINAS PERHUBUNGAN NUNUKAN MENGGUNAKAN METODE
WATERFALL
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan Program Sarjana
RYENHAT RAJAGUKGUK NIM : 17210588
Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta
2025
LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAAN SKRIPSI
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Ryenhat Rajagukguk
NIM 17210588
Jenjang : Sarjana (S1) Program Studi : Teknologi Informasi
Fakultas : Teknik Dan Informatika
Perguruan Tinggi : Universitas Bina Sarana Informatika
Dengan ini menyatakan bahwa Skripsi yang telah saya buat dengan judul “Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall”, adalah asli (Original) atau tidak plagiat (Menjiplak) dan belum pernah diterbitkan atau dipublikasikan dimanapun dan dalam bentuk apapun.
Demikianlah surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun juga. Apabila di kemudian hari ternyata saya memberikan keterangan palsu dan atau ada pihak lain yang mengklaim bahwa Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall yang telah saya buat adalah hasil karya milik seseorang atau badan tertentu, saya bersedia diproses baik secara pidana maupun perdata dan kelulusan saya dari Universitas Bina Sarana Informatika dicabut/dibatalkan.
Dibuat di : Jakarta Pada tanggal : 7 Juli 2025 Yang menyatakan
Ryenhat Rajagukguk
LEMBAR PERNYATAAN KEBENARAN/KEABSAHAN DATA HASIL RISET UNTUK KARYA ILMIAH
Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:
Nama : Ryenhat Rajagukguk
NIM 17210588
Jenjang : Sarjana (S1)
Program Studi : Teknologi Informasi
Fakultas : Teknik Dan Informatika
Perguruan Tinggi : Universitas Binsa Sarana Informatika
Dengan ini menyatakan bahwa data dan atau informasi yang saya gunakan dalam penulisan karya ilmiah dengan judul “Perancangan Program Inventory Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall” merupakan data dan atau informasi yang saya peroleh berdasarkan hasil PKL/Riset Secara Daring (Online) pada:
Nama Perusahaan : Kantor Dinas Perhubungan Nunukan Alamat Perusahaan : Nunukan Timur Kalimantan Utara Melalui Alamat Website : Kaltaraprov.go.id
Saya bersedia untuk bertanggung jawab secara pribadi, tanpa melibatkan pihak Universitas Bina Sarana Informatika, atas materi/isi karya ilmiah tersebut, termasuk bertanggung jawab atas dampak atau kerugian yang timbul dalam bentuk akibat tindakan yang berkaitan dengan data dan atau informasi yang terdapat pada karya ilmiah saya ini.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.
Dibuat di : Jakarta
Pada Tanggal : 7 Juli 2025
Mengetahui Yang Menyatakan
Kudiantoro Widianto,M.Kom Ryenhat Rajagukguk
PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN SKRIPSI
Skripsi ini diajukan oleh:
Nama : Ryenhat Rajagukguk
NIM 17210588
Jenjang : Sarjana (S1) Program Studi : Teknologi Informasi
Fakultas : Teknik dan Informatika
Perguruan Tinggi : Universitas Bina Sarana Informatika
Judul Skripsi : Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall
Untuk dipertahankan pada periode 2025-1 di hadapan Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh Sarjana Komputer (S.Kom) pada Program Sarjana Program Studi Sistem Informasi di Universitas Bina Sarana Informatika.
Jakarta, 7 Juli 2025
PEMBIMBING SKRIPSI
Dosen Pembimbing I : Kudiantoro Widianto, M.Kom
DEWAN PENGUJI
Penguji I : …………………………………… …………………………
Penguji II : …………………………………… …………………………
PEDOMAN PENGGUNAAN HAK CIPTA
Skripsi sarjana yang berjudul “Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall” adalah hasil karya tulis Ryenhat Rajagukguk dan bukan hasil terbitan sehingga peredaran karya tulis hanya berlaku di lingkungan akademik saja, serta memiliki hak cipta. Oleh karena itu, dilarang keras untuk menggandakan baik sebagian maupun seluruhnya karya tulis ini, tanpa seizin penulis.
Referensi kepustakaan diperkenakan untuk dicatat tetapi pengutipan atau peringkasa isi tulisan hanya dapat dilakukan dengan seizin penulis dan dissertai ketentuan pengutipan secara ilmiah dengan menyebutkan sumbernya.
Untuk perluan perizinan pada pemilik dapat menghubungi informasi yang tertera di bawah ini:
Nama : Ryenhat Rajagukguk
Alamat : Kab. Tangerang. Tigaraksa,sodong Perum Flamboyan 3 No.Telp 085810778491
E-Mail : ryenhatrajagukguk@gmail.com
LEMBAR KONSULTASI SKRIPSI
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA
NIM : 17210588
Nama Lengkap : Ryenhat Rajagukguk
Nama Pembimbing : Kudiantoro Widianto, M.Kom.
Judul Skripsi : Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall
No
Tanggal Bimbingan
Pokok Bahasan
Paraf Dosen Pembimbing
1.
8 April 2025
Bimbingan Perdana
2.
15 April 2025
BAB I PENDAHULUAN
(Latar Belakang Masalah, Identifikasi Permasalahan, Perumusan Masalah, Tujuan dan Manfaat, Metode Penelitian, Ruang Lingkup)
3.
29 April 2025
BAB II LANDASAB TEORI
(Tinjauan Pustaka, Penelitian Terkait)
4.
20 Mei 2025
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI
(Tinjauan Perusahaan, Analisis Aplikasi, Rancangan Algoritma)
5.
10 Juni 2025
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SOFTWARE
(Desain, Code Generation)
6.
24 Juni 2025
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SOFTWARE
(Testing, Support)
7.
1 Juli 2025
BAB V PENUTUP
(Kesimpulan, Saran, Lampiran-Lampiran)
8.
7 Juli 2025
ACC Keseluruhan
Dimulai pada tanggal : 8 April 2025
Diakhiri pada tanggal : 7 Juli 2025
Jumlah pertemuan bimbingan : 8
Disetujui oleh,
Dosen Pembimbing
(Kudiantoro Widiantoro, M.Kom)
PERSEMBAHAN
“Belajar dari kehidupan sebelumnya. Dan ingat bagaimana anda sampai
pada saat ini. Jalani prosesnya dan Nikmatilah hasilnya”
- Ryenhat Rajagukguk
“Penelitian adalah melihat apa yang telah dilihat orang lain dan memikirkan apa yang tidak dipikirkan orang lain”
- Albert Szent-Gyorgyi
Dengan penuh ucapan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, Skripsi ini saya persembahkan kepada:
- Ayah (almarhum) & Ibu, Tulang (Paman) & Nantulang (Tante), Yang sudah selalu support dan mendoakan untuk menjadi sukses selalu membantu dalam Pendidikan, memberikan kasih sayang,segala pengorbanan kepada saya sampai pada saat ini
- Bapak dan Ibu Dosen pembimbing, penguji dan pengajar, yang selama ini telah tulus dan ikhlas meluangkan waktunya untuk menuntun dan mengarahkan saya, memberikan bimbingan dan pelajaran yang tiada ternilai harganya, agar saya menjadi lebih baik. Terimakasih banyak Bapak dan Ibu dosen, jasa kalian akan selalu terpatri di hati.
- Terimkasih Dinas Perhubungan Nunukan yang sudah memberikan saya waktu dan kesempatan untuk penelitian ini, semoga ini menjadi tempat saya belajar tentang kepedulian,kebersamaan,dan ilmu yang saya pelajari. Semoga karya yang saya buat menjadi motivasi dan manfaat.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yesus Kristus atas segala berkat,kasih, dan penyertaannya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall”, Skripsi ini di susun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan Sarjana (S1) pada Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Dan Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan system informasi berbasis website yang dapa membantu proses pengelolaan Inventaris Gudang di Dinas Perhubungan Nunukan agar lebih terstruktur,efisien, dan mudah di akses oleh petugas.
Dalam proses penyusunan Skripsi ini, saya menyadari bahwa tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung, naskah ini tidak akan terselesaikan dengan baik. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
- Rektor Universitas Bina Sarana Informatika
- Dekan Fakultas Teknik & Informatika
- Ketua Program Studi Teknologi Informasi
- Bapak Kudiantoro Widiantoro M.Kom
- Staf/Karyawan/Dosen di lingkungan Universitas Bina Sarana Informatika
- Dinas Perhubungan Nunukan
- Orang Tua & Om dan Tante Atas semua dukunganya kepada saya dan Kasih.
- Rekan-rekan mahasiswa 17.8J.01 dan tidak akan lupa dengan pasukan FTI ALLIGATOR yang sudah bersama dari awal kuliah dan sampai kapanpun itu
menjadi sahabat/teman yang luar biasa membantu dan men support selama masa-masa kuliah.
Saya menyadari bahwa Skripsi ini masih jauh dari kata sempurna, baik dari segi isi maupun Teknik penulisan. Oleh karena itu, saya dengan sangat menerima segala kritik dan saran yang bersifat membangun untuk penyempurnaan di masa yang akan datang. Akhir kata, semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat, baik secara akademis maupun praktis, serta menjadi referensi untuk pengembangan penelitian selanjutnya.
ABSTRAK
Ryenhat Rajagukuk (17210588), “Perancangan Program Inventory Gudang
Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode WaterFall”
Dinas Perhubungan Nunukan merupakan unit pelaksana teknis bidang perhubungan udara yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan barang dan peralatan operasional. Selama ini, pencatatan data inventaris gudang masih dilakukan secara manual menggunakan buku catatan atau file spreadsheet, sehingga rentan terhadap kesalahan input, kehilangan data, dan kesulitan dalam pencarian data barang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dirancanglah sebuah sistem inventory gudang berbasis website yang mampu mencatat, mengelola, dan memantau data stok barang secara digital. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem Waterfall, yang terdiri dari lima tahapan: analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP Native dan database MySQL. Fitur-fitur utama yang dibangun dalam sistem meliputi login multi-user, manajemen data barang, pencatatan barang masuk dan keluar, pencarian barang, serta pembuatan laporan stok. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem inventory berbasis web dapat membantu proses pengelolaan barang menjadi lebih efisien, akurat, dan mudah diakses. Sistem ini juga meminimalkan kesalahan pencatatan dan meningkatkan transparansi pengelolaan inventaris gudang di Dinas Perhubungan Nunukan.
Kata Kunci: Sistem Inventory, Gudang, PHP Native, MySQL, Waterfall
ABSTRACT
Ryenhat Rajagukuk (17210588), “Design of a Web-Based Inventory Program for Dinas Perhubungan Nunukan Using the Waterfall Method”
Dinas Perhubungan Nunukan is a technical implementation unit in the field of air transportation responsible for managing goods and operational equipment. Currently, inventory data recording is still performed manually using notebooks or spreadsheets, which are prone to input errors, data loss, and difficulties in searching item records. To address these issues, a web-based inventory system was designed to record, manage, and monitor stock data digitally. This research uses the Waterfall system development method, consisting of five stages: requirement analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. The system was developed using PHP Native programming language and MySQL database. The main features developed include multi-user login, item data management, incoming and outgoing goods tracking, item search, and stock reporting. The results show that the web-based inventory system can help make inventory management more efficient, accurate, and easily accessible. The system also minimizes data entry errors and improves transparency in warehouse inventory management at Dinas Perhungan Nunukan.
Keywords: Inventory System, Warehouse, PHP Native, MySQL, Waterfall
DAFTAR ISI
LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAAN SKRIPSI............................................... i
- Latar Belakang Masalah 1
- Identifikasi Permasalahan 2
- Perumusan Masalah 2
- Tujuan dan Manfaat Penelitian 3
- Metode Penelitian 3
- Ruang Lingkup Penelitian 3
- Tinjauan Pustaka 7
- Definisi Sistem 7
- Inventory (Persediaan Barang) 7
- Sistem Informasi Inventory Gudang.................................. 7
- Websiite dan Aplikasi Berbasis Web................................ 8
- PHP dan MySQL............................................................... 9
- Metode Pengembangan Sistem Waterfall.......................... 9
- Penelitian Terkait...................................................................... 10
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI............................ 12
- Tinjauan Perusahaan................................................................ 12
- Analisis Aplikasi........................................................................ 14
- Rencangan Algoritma............................................................... 16
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SOFTWARE.................... 19
- Kesimpulan................................................................................. 59
- Saran…………………………………………………………………60
DAFTAR RIWAYAT HIDUP......................................................................... 62
SURAT KETERANGAN RISET.................................................................... 63
BUKTI HASIL PLAGIARISME.................................................................... 64
DAFTAR SIMBOL
- Usecase Diagram
No
Gambar
Nama
Keterangan
1
USECASE
Fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit
atau aktor.
2
ACTOR
Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akandibuat di luar sistem informasi yang
akan dibuat itu sendiri.
3
ASSOCIATION
Komunikasi antara actor dan usecase yang berpartisipasi pada usecase atau usecase memiliki
Interaksi dengan aktor.
4
GENERALIZATION
Hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi prilaku dan struktur data dari objek yang ada diatas
objek induk (Ancester)
- Class Diagram
No
Gambar
Nama
Keteranga n
1
CLASS
Himpunan dari objek- objek yang berbagai atribut serta oprasi yang sama.
2
ASSOCIATION
Komunikasi antara actor dan usecase yang berpartisipasi pada usecase atau usecase memiliki
Interaksi dengan aktor.
3
GENERALIZATION
Hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi prilaku dan struktur data dari objek yang ada diatas
objek induk
(Ancester)
- Activy Diagram
No
Gambar
Nama
Keterangan
1
INITIAL NODE
Status awal aktivitas sistem, sebuah diagram aktivitas memiliki sebuah
status awal.
2
ASSOCIATION
Komunikasi antara actor dan usecase yang berpartisipasi pada usecase atau usecase memiliki
Interaksi dengan aktor.
3
GENERALIZATION
Hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi prilaku dan struktur data dari objek yang ada diatas
objek induk (Ancester)
4
DECISION
Asosiasi percabangan dimana jika ada pilihan aktivitas lebih dari satu.
5
ACTIVITY FINAL
Status akhir yang dilakukan sistem, sebuah diagram aktivitas memiliki
sebuah status akhir.
- Sequence Diagram
No
Gambar
Nama
Keterangan
1
ACTOR
Orang, poses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar sistem informasi yang akan dibuat itu sendiri, jadi walaupun simbol dari actor adalah gambar orang, tapi actor belum tentu
merupakan orang.
2
INTERFACE atau
BOUNDARY OBJECT
Sebuah obyek yang
menjadi penghubung user dengan sistem.
3
CONTROL OBJECT
Mengkoordinasikan perilaku sistem dan dinamika dari suatu sistem, menangani tugas utama dan mengontrol alur kerja suatu sistem.
4
ENTITY OBJECT
Suatu Objek yang berisi informasi kegiatan yang terkait yang tetap dan disimpan kedalam suatu database.
- Deployment Diagram
No
Gambar
Nama
Keterangan
1
ACTOR
Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akandibuat di luar sistem informasi yang
akan dibuat itu sendiri.
2
ASSOCIATION
Komunikasi antara actor dan usecase yang berpartisipasi pada usecase atau usecase memiliki
Interaksi dengan aktor.
3
GENERALIZATION
Hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi prilaku dan struktur data dari objek yang ada diatas
objek induk (Ancester)
4
NODE
Sumber daya yang digunakan pada saat aplikasi dijalankan.
5
PACKAGE
Merupakan sebuah bungkusan dari satu atau lebih node
- Entity Relationship Diagram
No
Gambar
Nama
Keterangan
1
ENTITAS
Suatu objek yang
dapat di identifikasi dalam lingkungan pemakai.
2
LINE
Relasi antara Entitas dan Atribut.
3
RELASI
Menunjukkan adanya hubungan di antara sejumlah entitas yang
berbeda.
4
ATRIBUT
Berfungsi mendeskripsikan karakter entitas(atribut yang
berfungsi sebagai key).
- Logical Record Structure Diagram
No
Gambar
Nama
Keterangan
1
TABEL
Mewakili entitas atau objek utama dalam sistem, seperti Karyawan,
Absensi, Jabatan, dll.
2
LINE
Relasi antara Entitas dan Atribut.
DAFTAR GAMBAR
Gambar 3 . 1 13
Gambar 4 . 1 Entity Relationship Diagram (ERD) 20
Gambar 4 . 2Local Record Structure (LRS) 20
Gambar 4 . 3 Use Case Diagram 21
Gambar 4 . 4 Class Diagram 25
Gambar 4 . 5 Activity Diagram Login Administrator 26
Gambar 4 . 6 Activity Diagram Login Kepala Gudang 27
Gambar 4 . 7 Activity Diagram Barang 28
Gambar 4 . 8 Activity Diagram Transaksi 29
Gambar 4 . 9 Activity Diagram Laporan 30
Gambar 4 . 10 Activity Diagram Pengaturan 31
Gambar 4 . 11 Form Login Admin dan Kelapa Gudang 32
Gambar 4 . 12 Dashboard Admin 33
Gambar 4 . 13 Data Barang 33
Gambar 4 . 14 Jenis Barang 34
Gambar 4 . 15 Satuan 34
Gambar 4 . 16 Barang Masuk 35
Gambar 4 . 17 Barang Keluar 36
Gambar 4 . 18 Laporan Stok 36
Gambar 4 . 19 Laporan Barang 37
Gambar 4 . 20 Laporan Barang Keluar 37
Gambar 4 . 21 Manajemen User 38
Gambar 4 . 22 Dashboard Kepala Gudang 38
Gambar 4 . 23 Laporan Stok 39
Gambar 4 . 24 Laporan Barang Masuk 40
Gambar 4 . 25 Laporan Barang Keluar 40
Gambar 4 . 26 Tampilan Code Login 41
Gambar 4 . 27 Tampilan Code Dashboard Admin 42
Gambar 4 . 28 Tampilan Code DataBarang 43
Gambar 4 . 29 Tampilan Code Barang Masuk 44
Gambar 4 . 30 Tampilan Code Barang Keluar 45
Gambar 4 . 31 Tampilan Code Laporan Stok 46
Gambar 4 . 32 Tampilan Lporan Barang Masuk 47
Gambar 4 . 33 Tampilan Code Barang Keluar 48
Gambar 4 . 34 Tampilan Code Manajemen User 49
Gambar 4 . 35 Tampilan Code Dashboard Kepala Gudang 50
Gambar 4 . 36 Tampilan Code Laporan Barang Masuk 51
Gambar 4 . 37 Tampilan Code Laporan Barang Keluar 52
DAFTAR TABEL
Tabel 4. 1 Usecase Diagram Administrator 21
Tabel 4. 2 Use Case Diagram Karyawan 24
Tabel 4. 4 Testing Kepala Gudang 54
Tabel 4. 5 Spesifikasi Hardware 56
Tabel 4. 6 Spesifikasi Software 57
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat, kebutuhan akan sistem informasi yang efektik dan efisien dalam mendukung operasional organisasi menjadi semakin penting. Salah satu implementasi teknologi informasi yang banyak digunakan di sektor pemerintahan dan pelayanan publik adalah sistem inventory atau pengelolaan persediaan barang. Sistem inventory berfungsi untuk mencatat,memantau, dan mengelola data barang masuk dan keluar, serta menyediakan laporan ketersediaan stok secara akurat dan real time (Siregar & Wibowo, 2021).
Dinas Perhubungan Nunukan sebagai instansi yang bergerak di bidang pelayanan tranportasi udara, memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan logistik dan aset gudang untuk mendukung kelancaran operasional bandara. Namun, di suatu dapartemen proses pengelolaan barang yang dilakukan masih bersifat konvensional, yaitu melalui pencatatan manual pada buku tulis atau spreadsheet. Hal ini menimbulka berbagai permasalahan seperti resiko kehilangan data, keterlambatan pelaporan stok, duplikasi data, serta kesalahan pencatatan (Rudjiono, 2020).
Untuk permasalahan tesebut, diperlukan sistem inventory gudang yang dapat diakses secara real-time melalui jaringan internet. Sistem berbasis web dinilai lebih fleksibel, karena memungkinkan pengguna mengakses dan mengelola data barang kapan saja dan dimana saja (Thalia, K. M., Oktaviyani, E. D. & Sylviana, F. 2021).
Dengan adanya sistem inventory berbasis web,untuk proses pengelolaan barang disuatu dapartemen Dinas Perhubungan Nunukan menjadi lebih terstruktur,efisien, dan minim akan kesalahan. Oleh karena itu, saya tertarik untuk melakukan penelitian dan pengembangan sistem inventory gudang dengan judul “Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall”.
1.2 Identifikasi Permasalahan
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat diidentifikasi beberapa permasalahan sebagai berikut:
- Pengelolaan data barang di suatu dapartemen Dinas Perhubungan Nunukan masih dilakukan secara manual.
- Tingginya risiko kesalahan pencatatan dan kehilangan data.
- Keterlambatandalam proses laporan dan pencarian data barang yang masi manual.
- Tidak adanya sistem terpusat dan terintegritas dalam pengelolaan persediaan barang.
1.3 Perumusan Masalah
Dari identifikasi permasalahan di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :
- Bagaimana merancang program inventory gudang berbasis web pada Dinas Perhubungan Nunukan agar pengelolaan barang menjadi lebih efektif,efisien, dan akurat?
- Bagaimana Proses implementasi sistem inventory gudang berbasis web menggunakan metode Waterfall agar sesuai dengan pengguna di Dianas Perhubungan Nunukan?
- Bagaimana hasil pengujian sistem inventory gudang berbasis web yang telah dirancang dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data barang?
1.4 Metode Penelitian
Dalam Proses perancangan inventory gudang menggunalan dengan metode waterfall dimana pada metode ini dalam pembuatan sistem dilakukan secara teratur disetiap langkahnya dan terukut (Aji, Sopian & Pratmanto, Dany. 2021). Untuk mendukung analisis kebutuhan, digunakan dua metode pengumpulan data sebagai berikut:
1.4.1 Teknik Pengumpulan Data
- Observasi
Saya melakukan pengamatan langsung di lokasi Dinas Perhubungan Nunukan untuk memahami alur kerja pencatatan barang, jenis barang yang dikelola dan kendala yang dihapadi oleh petugas. Observasi ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang akan menjadi dasar pengembangan sistem.
- Wawancara
Melakukan wawancara dengan beberapa pihak terkait, seperti petugas gudang di dapartemen tersebut untuk menggali informasi lebih dalam dan mengenai kebutuhan sistem data yang dibutuhkan, serta harapan terhadap sistem yang akan dibangun.
- Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan Penelitian:
- Merancang sistem inventory gudang berbasis web untuk suatu dapartemen Dinas Perhubungan Nunukan.
- Mengimplementasikan sistem tersebut menggunakan Bahasa program PHP dan database MySql.
- Menguji sistem untuk memastikan fungsionalitasnya sesuai kebutuhan.
Manfaat Penelitian:
- Untuk instansi, memberikan solusi berbasis teknologi untuk mendukung efisiensi dan akurasi pengelolaan barang.
- Untuk pengguna, memudahkan petugas/admin dalam melakukan pencatatan,pengecekan stok, dan pelaporan barang.
- Untuk peneliti, memberikan pengalaman dalam menerapkan metode pengembangan dan teknologi berbasis web.
- Untuk peneliti selanjutnya, menjadi referensi untuk pengembangan sistem inventory.
1.6 Ruang Lingkup Penelitian
Ruang lingkup dala penelitian ini ditetapkan untuk membatasi fokus pengembangaan sistem agar sesuai dengan tujuan penelitian dan dapat diselesaikan dalam waktu dan sumber daya yang tersedia. Adapun ruang lingkup ini sebagai berikut:
- Objek Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Dinas Perhubungan Nunukan khususnya di suatu dapartemen untuk penyimpanan barang. Sistem ini dirancang untuk diguanakan oleh petugas gudang dan admin pengelola data barang.
- Jenis Sistem Yang Dikembangkan
Sistem yang dirancang merupakan sistem informasi inventory berbasis web yang digunakan secara intranet (jaringan local) maupun internet, tergantung pada konfigurasi server instansi. Sistem ini bersifat real-time, memungkinkan pengguna untuk mengakses data kapan saja selama terhubung ke jaringan.
- Fungsi sistem
Sistem informasi inventory ini memiliki beberapa fungsi utama, antara lain:
- Manajemen Pengguna: sistem mendukung login dengan dua level pengguna, yaitu:
- Admin: Dapat mengelola semua data, termasuk pengguna lain.
- Kepala Gudang: Hanya dapat menginput barang masuk, barang keluar, dan melihat laporan.
- Manajemen Data Baranag: Mencakup fitur tambah, edit, hapus, dan pencarian data barang berdasarkan nama, ID barang, atau kategori
- Pencatatan Barang Masuk dan Keluar: Setiap transaksi masuk dan keluar akan tercatat dengan informasi waktu dan keteranganya.
- Pembuatan Laporan: Sistem menyediakan laporan stok akhir, barang masuk dan keluar dalam rentang waktu tertentu. Laporan dapat di ekspor ke format PDF ditampilkan langsung di browser dan Excel.
- Batasan Fitur
Sistem yang dikembangkan tidak mencakup fitur-fitur lanjutan berikut:
- Tidak mendukung scan barcode atau QR code.
- Tidak terdapat fitur notifikasi otomatis (email/SMS) untuk stok menipis
- Tidak ada otoritasi berbasis modul, hanya level user berdasarkan role (admin & petugas).
- Tidak terintegrasi dengan sistem ERP eksternal atau sistem logistic lain.
- Teknologi Yang Digunakan:
Sistem dikembangkan menggunakan:
- Bahasa Pemrograman: PHP Native (tanpa framework).
- Database Management System: MySQL.
- Bahasa Markup dan Styling: HTML5 dan CSS3.
- Interaktivitas dan Responsif: JavaScript & Bootsrap.
- Tool Pendukung: XAMPP sebagai local server, Visual Studio Code sebagai editor.
- Metodologi Pengembangan
Pengembangan sistem menggunakan Waterfall yang terdiri dari lima tahapan:
- Analisi kebutuhan
- Desain sistem
- Implementasi
- Pengujian
- Pemeliharaan
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Tinjauan Pustaka
Penulis menggunakan suatu bahasa pemrograman, sistemn manajemen basis data (database) dan berbagai alat bantu perangkat lunak untuk mendukung keseluruhan proses pengembangan dalam perancangan program website ini. Selain itu, teori-teori dasar yang berkaitan dengan metode pengembangan sistem, serta teknologi yang digunakan sebagai dasar dari penelitian ini.
2.1.1 Inventory (Persediaan Barang)
Inventory atau persediaan adalah seluruh barang atau bahan yang disimpan oleh perusahaan atau instansi untuk digunakan dalan proses pelayanan,operasional, atau pelayanan. Dalam sistem manajemen gudang, persediaan mencakup barang masuk, barang keluar, stok tersedia, dan lokasi penyimpanan (Heizer & Render,20).
Sistem inventory bertujuan untuk:
- Memastikan ketersediaan barang yang dibutuhkan.
- Menghindari kelebihan maupun kekurangan stok.
Menyediakan data real-time untuk pelaporan
2.1.2 Definisi Sistem
- Sistem Informasi
Sistem informasi merupakan sekumpulan komponen yang saling bekerja sama untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi guna mendukung proses pengambilan keputusan dan pengendalian dalam organisasi (Prabowo, R 2023). Sistem informasi berbasis computer sangat membantu dalam otomasi proses bisnis, termasuk dalam pengelaan inventaris barang, karena mampu mempercepat proses pencatatan dan meminimalkan kesalahan data. Dalam konteks penelitian ini, sistem informasi yang dirancang digunakan untuk mencatat dan mengelola seluruh aktivitas yang berkaitan dengan stok barang di suatu dapartemen Dinas Perhubungan Nunukan.
2.1.3 Sistem Informasi Inventory Gudang
Sistem inventory gudang merupakan aplikasi yang dirancang untuk mendukung manajemen logistic dengan mencatat data barang masuk, barang keluar, serta kondisi stok secara real-time. Sistem ini juga menyediakan fitur laporan yang berguna untuk audit dan pengambilan data (Simamora,2024). Dalam penelitian ini, sistem inventory dirancang berbasis web agar dapat diakses melalui browser, sehingga memudahkan pengguna dalam melakukan input dan pengecekan barang dari berbagai perangkat.
2.1.4 Websiite dan Aplikasi Berbasis Web
Aplikasi berbasis web merupakan jenis perangkat lunak yang dijalankan langsung melalui browser tanpa memerlukan instalasi tambahan di sisi pengguna. (Geografi .id, 2024). Umumnya dibangung menggunakan kombinasi teknologi seperti CSS,JavaScript untuk anatarmuka pengguna, serta bahasa program serve-side seperti PHP dan sistem manajemen basis data menggunakan seperti MySQL.
Keunggulan sistem berbasis web antara lain:
- Fleksibel dan dapat diakses dari berbagai perangkat.
- Tidak bergantung pada sistem operasi.
- Mudah diperbaharui secara terpusat.
Sistem inventory gudan dalam penelitian ini dibuat sebagai aplikasi website menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.
2.1.5 PHP dan MySQL
PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman berbasis serve- side yang digunakan secara luas dalam pengembangan aplikasi web dinamis (Welling & Thomson,2009). Dalam penelitian ini, PHP digunakan tanpa framework (native), agar proses belajar dan pengembang dapat dikendalikan secara penuh oleh pengembang. MySQL adalah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) open-source yang cepat, stabil, dan cocok untuk aplikasi berbasis web. MySQL mendukung query SQL (Structured Query Language) untuk mengelola, menyimpan, dan mengambil data.
2.1.6 Metode Pengembangan Sistem Waterfall
Waterfall merupakan model pengembangan perangkat lunak yang bersifar sekuensial dan terstruktur. Setiap tahap dalam metode ini diselesaikan secara berurutan: dimulai dari analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan (Software Engineering:A Practitioner`s Approch ed, 2020).
Keunggulan metode Waterfall:
- Tahapan yang jelas dan terdokumentasi.
- Cocok untuk proyek dengan kebutuhan yang stabil sejak awal.
- Mudah dalam perencanaan dan evaluasi setiap fase.
2.2 Penelitian Terkait
Berikut adalah beberapa penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik penelitian ini:
- Yuliana & Pramudito (2020)
Judul: Rancangan Bangun Sistem Informasi Inventory Barang Berbasis Web pada PT. XYZ. Penelitian ini merancang sistem inventory menggunakan PHP dan MySQL untuk mengelola stok barang masuk dan keluar. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall. Hasilnya, sistem membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan stok dan meminimalkan kesalahan pencatatan. Perbedaan dengan penelitian ini, yaitu penelitian dilakukan di perusahaan swasta, sedangkan Skripsi ini diterapkan di instansi pemerintahan Dinas Perhubungan Nunukan dengan skenario multiuser (Admin dan Kepala Gudang).
- Putra,R (2020)
Judul: Sistem Informasi Persediaan Barang Berbasis Web Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. Penelitian ini mengembangkan sistem inventory berbasis web menggunakan Laravel. Sistem tersebut mencakup fitur laporan, pencarian stok, dan notifikasi barang menipis. Perbedaan: Penelitian menggunakan Framwork Lrawel, sedangkan skripsi ini menggunakan PHP Native. Peneliti ini juga lebih kompleks karena adanya fitur notifikasi yang belum dikembangkan dalam Skripsi ini.
- Siregar,A. & Wibowo,T. (2021)
Judul: Analisis Pengaruh Sistem Informasi Gudang Terhadap Efisiensi Operasional. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menunjukan bahwa sistem informasi inventory berdampak signifikan terhadap peningkatan efisien operasional gudang. Perbedaan penelitiann ini fokus pada pengaruh implementasi sistem terhadap efisiensi, sedangkan skripsi ini fokus pada proses perancangan dan pengembangan sistem inventory dari awal.
- Maulana, H. (2022)
Judul: Penerapan Waterfall Model Dalam Pengembangan Sistem Inventory Sekolah. Sistem dibangung berbasis web dengan PHP dan MySQL, menggunakan Waterfall sebagai metode pengembangan. Sistem berhasil meningkatkan keakuratan data stok barang perlengkapan sekolah. Kesamaan: Penelitian ini mirip dengan Skripsi baik dari sisi metode maupun tools. Namun, objek penelitiannya berbeda.
BAB III
ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI
3.1 Tinjauan Perusahaan
3.2.3 Sejarah Perusahaan
Dinas Perhubungan Nunukan yang secararesmi dikenal sebagai bandar kelas
III yang terletak di Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Awalnya, bandar ini berfungsi sebagai bandar udara perintis dan dikelola oleh pemerintah daerah Kabupaten Nunukan pada era awal berdirinya. Landasan pacu pada saat itu hanya sepanjang 600 M dan lebar hanya 23 M. Pada tahun 2005, kapasitas landasan di tingkatkan Panjang 1.100 M dan lebar 30 M, dan seiring waktu beberapa maskapai local mulai melayani untuk rute ke Nunukan.
Kemudian, pada tahun-tahun berikutnya status bandara ditingkatkan menjadi Dinas Perhubungan Nunukan yang berada di bawah Kementrian Perhubungan, sesuai Permenhub No.118/2021 dan Permenhub No.26/2024. Saat ini, Dinas Perhungan Nunukan memiliki terminal penumpang dengan luas 1500 M dan mampu meleyani pesawat tipe ATR-72 serta Cessna 208, mendukung modalitas kargo dan penumpang di wilayah perbatasan.
3.2.4 Struktur Perusahaan
Struktur organisasi Dinas Perhungan Nunukan mengikuti struktur Unit
Penyelenggara Badar Udara sesuai ketentuan Kemenhub. Berikut adalah struktur organisasi internal yang relevan untuk penelitian sistem inventory:
12
Sumber: Dinas Perhubungan Nunukan
Gambar 3 . 1
Struktur Perusahaan
Struktur organisasi ini menunjukan pembagian tugas dan tanggung jawab dilingkungan Dinas Perhubungan Nunukan. Organisasi ini dipimpin oleh seorang Kepala Kantor dan dibantu oleh sejumlah pejabat fungsional, staf administrative, teknisi, dan petugas operasional. Berikut uraian masing-masing bagian:
- Kepala Kantor UPBU Nunukan: Faisal ST.MT. Tugas Utama: Memimpin seluruh kegiatan operasional di UPBU Nunukan, bertanggung jawab terhadap
penyelenggaraan bandara secara menyeluruh sesuai dengan regulasi dan kebijakan Kementrian Perhubungan.
- Urusan Tata Usaha: Justam,A.Md. Tugas Utama: Mengelola seluruh kegiatan administrasi, surat-surat, arsip dokumen, serta kepegawaian dan perlengkapan kantor. Berfungsi sebagai pendukung administrative utama kepala UPBU Nunukan.
- Kasi Teknis, Operas, Keamanan, dan Pelayanan Darurat: Rumadi, A.Md.
Tugas Utama: Bertanggung jawab atas aspek teknis bandara termasuk sistem keamanan dan operasional penerbang, menangani pelayanan darurt seperti evakuasi, pemadaman kebakaran, dan tanggap bencana, berkoordinasi dengan instansi terkait TNI,POLRI, dan Otoritas Penerbangan.
- Bendahara Penerimanaan: Muliyani. Tugas Utama: Mengelola semua pemasukan dan penerimaan dana operasional dari kegiatan layanan bandara, membuat laporan keuangan penerimaan secara berkala untuk pertanggungjawaban internal dan eksternal.
- Bendahara Pengeluaran: Farida,S.Ak. Tugas Utama: Bertanggung jawab atas pengeluaran kas untuk kebutuhan operasional, pemeliharaan, logistic dan pembiayaan kegiatan, Menyusun laporan penggunaan anggaran sesuai standar akuntansi pemerintah.
- Kelompok Fungsional: Edy Julianta Sinuhaji, S.SiT. Tugas Utama: Berisi tenaga teknis professional berdasarkan keahlian fungsional seperti teknisi, staf penerbangan, dan petugas pendukung, mendukung kelancaran pelayanan teknis, operasional, serta pemeliharaan peralatan bandara.
3.2 Analisis Aplikasi
3.2.1 Analisis Masalah
Berdasarkan observasi dan wawancara dengan petugas, terdapat beberapa permasalahan utama:
- Pencatatan manual menggunakan buku/table Excel, yang sangan rentan terhadap human error.
- Data stok tidak diperharui secara real-time, menyebabkan keterlambatan informasi.
- Kesulitan menemukan data barang Ketika jumlahnya banyak, karena tidak ada sistem pencarian.
- Pelaporan stok dilakukan secara manual, memakan waktu dan rawan kesalahan.
- Tidak ada level kontrol pengguna, sehingga admin dan petugas menggunakan akun bersamaan tanpa pembagian akses.
Permasalahan tersebut berdampak pada tidak efisiensinya, pengelolaan gudang, risiko kehilangan data, dan proses audit yang lambat.
3.2.2 Analisis Kebutuhan
Berdasarkan masalah yang diidentifikasi, berikut kebutuhan fungsional dan non-fungsional sistem:
- Kebutuhan Fungsional:
- Login pengguna dengan dua level: Admin dan Petugas.
- CRUD data barang: Tambah,edit,hapus,tampilkan detail barang.
- CRUD data kategori untuk mencari kategori barang
- Pencatatan barang masuk: Mencatat jumlah,tanggal, dan petugas.
- Pencatatan barang keluar: Hanya laporan barang keluar
- Manajemen user hanya untuk admin: Tambah,ubah dan hapus akun
- Laporan stok akhir dan mutasai: Cetak laporan dalam rentang waktu, ekspor PDF dan Excel.
- Kebutuhan Non-Fungsional
- Aksebilitas web: Sistem diakses via Browser seperti Chrome dan lainnya.
- Responsif: Antarmuka menyesuaikan layer desktop maupun device lainnnya.
- Kecepatan respon: Loading maksimal 3 detik.
- Keamanan dasar: Proteksi halaman berdasarkan session login.
- Backup database: Minimal harian.
3.1 Rencangan Algoritma
Perancangan algoritma dalam sistem inventory gudang Dinas Perhubungan Nunukan bertjuan untuk menggambarkan proses kerja dari masing-masing fitur utama yang dibangun. Algoritma ini dirancang secara terstruktur agar dapat diterapkan dalam bahasa pemrograman secara efisien, serta menjadi acuan untuk pengujian dan evaluasi sistem nantinya.
3.3.1 Algoritma Login
Algoritma login digunakan sebagai sistem otentikasi awal agar hanya pengguna yang memiliki akun yang bisa mengakses sistem. Proses ini bertujuan menjaga keamanan data dan membedakan hak ases antar user, seperti Admin dan Petugas.
Penjelasnya:
- Sistem menampilkan form login berisi isian username dan password.
- Pengguna menginput data yang diminta.
- Sistem mencocokkan data tersebut dengan informasi yang terdapat dalam database.
- Jika data cocok, pengguna diberikan akses dan diarahkan ke dashboard.
- Jika tidak cocook, maka akan mucun pesan kesalahan login atau error.
3.3.2 Algoritma Input Barang Masuk
Fitur ini memunginkan pengguna mencatat barang yang baru dating ke gudang agar data stok dapat di perbaharuiu. Barang masuk merupakan salah satu proses utama dalam pengelolaan inventory gudang.
Penjelasannya:
- Pengguna memilih menu “Barang Masuk”
- Pengguna mengisi data barang masuk seperti nama barang, tanggal masuk, jumlah, dan keterangan lainya.
- Sistem melakukan pengecekan apakah barang sudah terdaftar di database:
- Jika sudah, maka sistem hanya menambahkan jumlah stoknya.
- Jika belum, barang tersebut didaftarkan sebagai entri baru.
- Data barang masuk disimpan dalam table transaksi barang masuk sebagai histori pencatatan.
3.3.3 Algoritma Input Barang Keluar
Input barang keluar digunakan untuk mencatat barang yang keluar dari gudang, baik untuk distribusi, pemakaian operasional, maupun permintaan dari pihak lain.
Penjelasannya:
- Pengguna memilih menu “Barang Keluar”
- Pengguna memasukkan data seperti nama barang, jumlah barang yang akan dikeluarkan, tanggal, dan tujuan penggunaan.
- Sistem melakukan pengecekan ketersediaan stok:
- Jika stok mencukupi, maka stok dikurangi dan data disimpan.
- Jika stok tidak mencukupi, sistem akan menampillkan pesan peringatan.
- Setelah berhasil, data transaksi barang keluar disimpan ke dalam table khusus sebagai Riwayat pengeluaran barang.
3.3.4 Algoritma Cetak Laporan Stok
Fungsi fitur ini digunakan untuk menampilkan dan mencetak laporan stok yang tersedia di gudang. Laporan ini penting untuk kebutuhan audit, evaluasi logistic, dan laporan ke pimpinan.
Penjelasannya:
- Pengguna mengakses menu laporan stok.
- Sistem mengambil data terkini dari table barang (berisi nama barang, kategori, jumlah, dan lain lain)
- Data disusun dalam bentuk laporan tabel.
- Pengguna dapat memilih untuk mencetak laporan dalam format PDF atau mengekspor dalam bentuk Excel.
- File laporan bisa langsung diunduh, di print, dan dikirimkan ke pihak lain.
BAB IV
IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SOFTWARE
4.1 DESAIN
4.1.1 DATABASE
Database merupakan bagian penting dalam pengembangan aplikasi, terutama dalam system informasi web. Fungsi utama dari database adalah sebagai tempat penyimpanan seluruh data yang digunakan dan diolah oleh system. Sistem inventory Gudang yang dirancang dalam penelitian ini menggunakan basis data relasional yang disusun secara sistematis dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan.
Penyusunan database dilakukan dengan pendekatan Entity Relationship Diagram (ERD) dan Lcal Record Structure (LRS). ERD berfungsi untuk menggambarkan relasi antar entitas utama dalam system, sementara LRS merinci struktur merinci struktur tabel yang akan digunakan.
- Diagram Entity Relationship Diagram (ERD)
Gambar 4 . 1
Entity Relationship Diagram (ERD)
- Diagram Local Record Structure (LRS)
Gambar 4 . 2
Local Record Structure (LRS)
4.1.2 Software Architecture
Penulis menggunakan Unified Modeling Langueage (UML) untuk membantu proses perancang dan pengembangan sistem secara visual dan terstruktur. Penggunaan UML mempermudah pemahaman alur kerja dan hubungan anatar komponen sistem. Diagram UML dibuat melalui beberapa
tahap agar sistem sesuai kebutuhan dan mudah dikembangakan ke depannya, adapun tahapannya seperti dibawah ini:
- Use Case Diagram
Use Case Diagram inventori gudang berbasis web dapat dilihat dari gambar berikut ini:
Sumber : Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 3
Use Case Diagram
Pada gambar diagram menjelaskan rancangan UML menggunakan UseCase, dengan perancangan sistem inventori gudang sehingga dapat melihat hak akses yang dimiliki, yaitu administrator dan kepala gudang.
Tabel 4. 1
Usecase Diagram Administrator
Use Case Name
Use Case Administrator
Requirement
Admin melakukan proses login pada
Sistem
Goals
Admin dapat mengelola seluruh data
pada sistem
Pre-Condition
Admin berada pada halaman login
Website
Post-Condition
Admin berhasil mengakses halaman login pada sistem dan fitur-fitur
Pengelolaan
Failed End Condition
Jika terjadi kesalahan saat admin login admin tidak dapat masuk ke dalam
Sistem
Primary Actors
Admin
Main Flow/Basic Path
1. Admin Login
2. Admin Mengelola data barang
3. Admin mengelola jenis barang
4. Admin mengelola satuan
5. Admin mengelola barang masuk
6. Admin mengelola barang keluar
7. Admin mengelola laporan stok
8. Admin mengelola laporan barang masuk
9. Admin mengelola laporan barang keluar
10. Admin mengelola manajemen user
Sumber : Hasil Penelitian 2025
Tabel 4. 2
Use Case Diagram Karyawan
Use Case Name
Use Case Kepala Gudang
Requirement
Kepala gudang melakukan proses login
pada sistem
Goals
Kepala gudang dapat melakukan cetak
laporan pada sistem
Pre-Condition
Kepala gudang berada pada halaman
Login
Post-condition
Kepala gudang berhasil mengakses
halaman login pada sistem dan fitur- fitur didalamnya
Failed End Condition
Jika terjadi kesalahan pada kepala
gudang login kepala gudang tidak dapat masuk kedalam sistem
Primary actors
Kepala Gudang
Main Flow/Basic Path
1. Kepala gudang Login
2. Kepala gudang cetak laporan pada sistem
3. Kepala gudang dapat memfilter
cetak laporan
- Class Diagram
Class diagram inventori gudang berbasis web dapat dilihat dari gambar dibawah ini:
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 4
Class Diagram
Class diagram diatas, dirancang untuk mengetahui objek utama yang akan dibuat dalam database sistem.
- Activity Diagram
- Activity Diagram Login Administrator
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 5
Activity Diagram Login Administrator
Activity diagram administrator diatas adalah urutan aktivitas administrator dalam melakukan login menuju dashboard admin.
- Activity Diagram Login Kepala Gudang
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 6
Activity Diagram Login Kepala Gudang
Activity diagram kepala gudang diatas adalah urutan aktivitas kepala gudang dalam melakukan login menuju dashboard kepala gudang.
- Activity Diagram Barang
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 7
Activity Diagram Barang
Activity diagram barang administration diatas adalah urutan administration melakukan tambah barang/jenis barang/satuan barang.
- Activity Diagram Transaksi
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 8
Activity Diagram Transaksi
Activity diagram transaksi diatas adalah urutan administration melakukan tambah data barang masuk dan keluar.
- Activity Diagram Laporan
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 9
Activity Diagram Laporan
Activity diagram laporan diatas adalah urutan administration melakukan filtering dan menampilan data laporan untuk dicetak.
- Activity Diagram Pengaturan
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 10
Activity Diagram Pengaturan
Activity diagram pengaturan administration adalah urutan administration melakukan tambah data, edit, dan hapus data user.
4.1.3 User Interface
- Form Login Admin dan Kepala Gudang
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 11
Form Login Admin dan Kepala Gudang
Halaman Login merupakan halaman awal sebelum Admin dan Kepala Gudang dapat masuk ke sistem.
- Dashboard Admin
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 12
Dashboard Admin
Setelah Login berhasil, pengguna admin akan diarahkan ke halaman Dashboard yang menampilkan ringkasan seluruh data di dalam sistem.
- Tampilan Master Data Barang
- Data Barang
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 13
Data Barang
Data Barang ini menampilkan seluruh barang yang tercatat dalam sistem. Admin dapat melakukan pengelolaan data barang secara menyeluruh, termasuk menambahkan barang baru, mengedit barang, dan menghapus barang.
- Jenis Barang
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 14
Jenis Barang
Jenis Barang ini digunakan untuk mengelompokkan barang berdasarkan kategori dengan jenis barang tersebut.
- Satuan Barang
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 15
Satuan
Satuan ini digunakan untuk menentukan satuan ukuran banyaknya barang seperti pcs.
- Tampilan Transaksi
- Barang Masuk
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 16
Barang Masuk
Digunakan untuk mencatat semua barang yang masuk ke gudang.
- Barang Keluar
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 17
Barang Keluar
Digunakan untuk mencatat semua barang yang keluar dari gudang.
- Tampilan Laporan
- Laporan Stok
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 18
Laporan Stok
- Laporan Barang Masuk
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 19
Laporan Barang Masuk
- Laporan Barang Keluar
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 20
Laporan Barang Keluar
Admin dapat mengakses tampilan Laporan Stok, Laporan Barang Masuk, dan Laporan Barang Keluar.
- Tampilan Manajemen User
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 21
Manajemen User
Halaman ini hanya dapat diakses oleh Admin untuk mengelola menambahkan dan mengurangi pengguna atau user.
- Dashboard Kepala Gudang
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 22
Dashboard Kepala Gudang
Selain Admin, sistem ini juga mendukung peran Kepala Gudang yang memiliki akses yang terbatas namun tetap strategis untuk pengawasan dan laporan. Kepala gudang hanya dapat melihat data yang bersifar monitoring, seperti data barang dan laporan transaksi, tidak bisa mengubah atau mengelola data master maupun pengguna.
- Tampilan Laporan
- Laporan Stok
Sumber: Hasil Penelitian 205
Gambar 4 . 23
Laporan Stok
- Laporan Barang Masuk
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 24
Laporan Barang Masuk
- Laporan Barang Keluar
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 25
Laporan Barang Keluar
- Code Generation
- Code Tampilan Login
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 26
Tampilan Code Login
- Code Dashboard Admin
Sumber: Hasil Penilitian 2025
Gambar 4 . 27
Tampilan Code Dashboard Admin
- Code Data Barang
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 28
Tampilan Code Data Barang
- Code Barang Masuk
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 29
Tampilan Code Barang Masuk
- Code Barang Keluar
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 30
Tampilan Code Barang Keluar
- Code Laporan Stok
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 31 Tampilan Code Laporan Stok
- Code Laporan Barang Masuk
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 32
Tampilan Laporan Barang Masuk
- Code Laporan Barang Keluar
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 33
Tampilan Code Laporan Barang Keluar
- Code Manajemen User
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 34
Tampilan Code Manajemen User
- Code Dashboard Kepala Gudang
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 35
Tampilan Code Dashboard Kepala Gudang
- Code Laporan Barang Masuk
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Gambar 4 . 36
Tampilan Code Laporan Barang Masuk
- Code Laporan Barang Keluar
Sumber: Hasil Penelitian 2025
4.3 Testing
Gambar 4 . 37
Tampilan Code Laporan Barang Keluar
Tabel 4. 3 Testing Admin
No
Fitur yang
]diuji
Skenario
pengujian
Data Uji
Hasil yang
diharapkan
Status
1.
Login
Input
Username dan Password
Username: administrator
Berhasil
login ke dashboard
⬛
Berhasil
yang valid
Password:
123
2.
Login
Input Username dan Password yang salah
Username: administrator
Password:
Salah
Muncul Kesalahan Login
⬛
Berhasil
3.
Tambah Data Barang
Admin Menambahkan barang baru
Nama: Barang
Stok: 10
Data barang tersimpan dan muncul
di table
⬛
Berhasil
4.
Edit data barang
Admin mengubah informasi
barang
Ubah stok menjadi 12
Data barang berhasil di perbaharui
⬛
Berhasil
5.
Hapus data barang
Admin menghapus data barang
dari table
Klik tombol hapus
Data barang terhapus
⬛
Berhasil
6.
Input
barang masuk
Admin
mencatat barang masuk
Barang Jumlah: 10
Stok barang bertambah
⬛
Berhasil
7.
Input barang
keluar
Admin mencatat
barang keluar
Barang Jumlah: 5
Stok barang berkurang
⬛
Berhasil
8.
Manajemen User
Admin menambah akun user baru
Username: kepala gudang
Password:
123
Akun berhasil ditambahkan kesistem
⬛
Berhasil
9.
Logut
Admin keluar dari system
Klik tombol logout
Dialihkan ke
halaman logiut
⬛
Berhasil
Sumber: Hasil Penelitian 2025
Tabel 4. 4 Testing Kepala Gudang
No
Fitur
yang diuji
Skenario pengujian
Data Uji
Hasil yang diharapkan
Status
1.
Login
Input username/password
Username: kepala
Berhasil login ke
⬛
Berhasil
dengan benar
gudang
Password: 123
dashboard
2.
Login
Input username/password dengan salah
Username:
Kepala Gudang
Password:
321
Muncul pesan kesalahan login
⬛
Berhasil
3.
Lihat laporan
Kepala gudang mengakses halaman laporan
Klik Laporan
Data laporan muncul dengan
sesuai
⬛
Berhasil
4.
Cek akses menu
Kepala gudang mencoba akses halaman seperti
Data barang
Akses langsung menggunakan
URl
Sistem menolak akses
⬛
Berhasil
5.
Logout
Kepala gudang keluar dari system
Klik tombol logout
Diahlikan ke tampilan
login
⬛
Berhasil
Sumber: Hasil Penelitian 2025
- Support
- Publikasi Software
- Spesifikasi Hardware dan Software
- Spesifikasi Hardware
Pengujian yang digunakan dalam sistem ini adalah menggunakan metode Black Box Testing, yaitu metode pengujian perangkat lunak yang hanya berfikus pada keluaran (output) tanpa memperhatikan bagaimana proses tersebut dilakukan secara internal. Menurut Sommerville (2011), Pengujian Black Box Testing dilakukan dengan mendesain kasus uji berdasarkan spesifikasi fungsional perangkat lunak. Artinya, pengujian ini melihat apakah suatu fitur memberikan hasil yang diharapkan Ketika diberikan input tertentu.
Berikut adalah hasil pengujian dari percangan inventory gudang menggunakan Black Box Testing:
Tabel 4. 5 Spesifikasi Hardware
Kebutuhan
Keterangan
Processor
Intel(R) Core(TM) i3-10110U
CPU@2.1 GHz (4 CPUs),~2.6GHz
RAM
1288MB
Harddisk
236 GB
Laptop
Asus A509F
Koneksi
Indihome
Printer
Canon
Sumber: Hasil Penelitian 2025
- Spesifikasi Software
Tabel 4. 6 Spesifikasi Software
Kebutuhan
Keterangan
Sistem Operasi
Windows 11
Aplikasi Software
Ms Office 2016, Drawio, Mendelay
Aplikasi Pendukung
Visual Studio Code, Xampp
Database
MySQL
Aplikasi Web
Google Chrome
Sumber: Hasil Penelitian 2025
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil perancangan dan implementasi sistem inventory gudang berbasis website yang telah dilakukan, maka dapat diambil beberapa Kesimpulan sebagai berikut:
- Perancangan inventory gudang berhasil dirancang dan diimplementasikan menggunakan metode Waterfall, yang terdiri dari tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan.
- Aplikasi ini mempermudah pengelolaan data barang, termasuk proses pencatatan barang masuk dan keluar, serta pengelompolan jenis dan satuan barang, sehingga meminimalisasi kesalahan pencatatan manual.
- Terdapat dua jenis user, yaitu:
- Admin, yang memiliki hak akses penuh untuk melakukan input data barang, manajemen use, pengelolaan stok, dan generate laporan.
- Kepala Gudang, yang berfungsi sebagai supervisor untuk melihat laporan dan memantau pergerakan stok.
- Sistem ini memiliki pencatatan riwayat transaksi, dan laporan yang dapat dicetak dalam bentuk PDF. Sehingga sangat mendukung proses monitoring invetaris secara efisien dan real time.
- Hasil pengujian menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan harapan, baik untuk role admin maupun kepala gudang.
5.2 Saran
1. Pengembangan Fitur Notifikasi Otomatis
Sistem dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fitur notifikasi otomatis terkait stok barang menipis atau habis, baik melalui email maupun notifikasi pada dashboard. Ini akan membantu admin dan kepala gudang untuk melakukan tindakan preventif lebih awal dalam pengelolaan persediaan.2. Integrasi dengan Sistem Lain dan Multi-Cabang
Disarankan untuk mempertimbangkan integrasi sistem inventory dengan modul keuangan atau sistem lain yang berkaitan di lingkungan Dinas Perhubungan Nunukan. Selain itu, pengembangan agar sistem dapat mendukung multi-cabang atau multi-lokasi akan berguna jika jumlah gudang bertambah di masa mendatang.3. Peningkatan Keamanan dan Backup Data
Perlu adanya peningkatan pada aspek keamanan data, seperti implementasi autentikasi dua faktor untuk admin dan kepala gudang. Selain itu, sistem backup data secara berkala sangat dianjurkan agar data tidak hilang jika terjadi gangguan teknis atau serangan siber.
DAFTAR PUSTAKA
Darmawan, R. (2021). Penerapan Metode Waterfall dalam pengembangan Sistem Informasi Gudang. Ilmiah Teknologi dan Informasi, 102-110.
Heizer, J. & Render. (2020). Operation Management. Pearson Education.
Rydjiono. (2020). Sistem informasi. Jakarta: Andi.
Thalia, K.M, Octaviyani, E.D, & Sylviana. (2021). Jurnal Of Information Technology and Computer Science: Sistem Informasi Inventory Berbasis Website.
Anis, Y., Wahyudi, E.N., & Kurniawan. (2024). Metode Waterfall dalam pengembangan sistem Inventaris Guna meningkatkan efisiensi manajemen stok barang. Jurnal Teknologi & Sistem Informasi Bisnis, 6(2), 329-338
Putra, R. (2020). Sistem Informasi Inventory Barang pada C.V.Putra Karya Baja Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall: Bina Insani ICT Journal, 7(2), 145-155
Aji, S., & Pratmanto, D (2021). Sistem Informasi Barang. Indonesian Journal On Software Engeineering.7(1).
Nugroho, A. (2020). Rekayasa Perangkat Lunak Menggunakan UML dan Java. Yogyakarta: Andi.
Software Engineering: A Practitioner’s Approach. (2020). New York: McGraw-Hill.
Prabowo, R. (2023). Manajemen Inventory Berbasis Web: Jurnal Perpaduan, 4(1), 40-46.
Simamora, H. (2024). Manajemen Logistik dan Pergudangan. Jakarta: Gramedia Widiasarana.
Siregar, A. & Wibowo T. (2021). Rancangan Bangun Sistem Informasi Inventory Gudang. Sistem Informasi, 55-63.
Sutabri, T. (2020). Analisis Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi. Sutedjo, B. (2020). Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta: Adni. Sutedjo, B. (n.d.). Pengantar Teknologi Informasi.
Welling, L. &. (2020). PHP and MySQL Web Development. Addison-Wesley.
Yuliana, S. & Pramudito. (2020). Rancang Bangun Sistem Informasi Inventory Barang. Teknologi Informasi, 205-213.
I. Biodata Mahasiswa
Nim 17210588
Nama lengkap : Ryenhat Rajagukguk Tempat/Tanggal Lahir : Batam, 02 November 2002
Alamat Lengkap : Sodong Tigaraksa Perum Flamboyan Garden 3
blok j 10 no 11
II. Pendidikan
- SD NEGRI NAGRAK TIGARAKSA, Lulus tahun 2014
- SMP NEGRI 3 TIGARAKSA, Lulus tahun 2017
- SMK NEGRI 4 KAB.TANGERANG, Lulus tahun 2020
III. Riwayat Pengalaman Berorganisasi/Pengalaman
- QC (Quality Control) di PT Meerkat Flexipack Kab. Tangerang, Pada Tahun 2019
- IT support di PT Kimia Farma Trading & Distribution Jakarta Pusat, Pada Tahun 2024
Jakarta, 02 Juli 2025
Ryenhat Rajagukguk
LEMBAR KEABSAHAN DATA HASIL RISET
Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:
Nama : Ryenhat Rajagukguk
NIM 17210588
Jenjang : Sarjana (S1)
Program Studi : Teknologi Informasi
Fakultas : Teknik Dan Informatika
Perguruan Tinggi : Universitas Binsa Sarana Informatika
Dengan ini menyatakan bahwa data dan atau informasi yang saya gunakan dalam penulisan karya ilmiah dengan judul “Perancangan Program Inventory Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall” merupakan data dan atau informasi yang saya peroleh berdasarkan hasil PKL/Riset Secara Daring (Online) pada:
Nama Perusahaan : Dinas Perhubungan Nunukan
Alamat Perusahaan : Nunukan Timur Kalimantan Utara
Melalui Alamat Website : Kaltaprov.go.id
Saya bersedia untuk bertanggung jawab secara pribadi, tanpa melibatkan pihak Universitas Bina Sarana Informatika, atas materi/isi karya ilmiah tersebut, termasuk bertanggung jawab atas dampak atau kerugian yang timbul dalam bentuk akibat tindakan yang berkaitan dengan data dan atau informasi yang terdapat pada karya ilmiah saya ini.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.
Dibuat di: Jakarta
Pada Tanggal: 7 Juli 2025
Mengetahui Yang Menyatakan
Kudiantoro Widianto,M.Kom Ryenhat Rajagukguk
https://repository.bsi.ac.id/repo/75415/PERANCANGAN-PROGRAM-INVENTORY-GUDANG-BERBASIS-WEB-DINAS-PERHUBUNGAN-NUNUKAN-MENGGUNAKAN-METODE-WATERFALL
File full-text dikunci.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 17210588 - RYENHAT RAJAGUKGUK
- Prodi : Teknologi Informasi
- Kampus : Margonda
- Tahun : 2025
- Pembimbing : Kudiantoro Widianto, M.Kom
- Kode : 0213.S1.17.SKRIPSI.I.2025
- Status Akses : Private
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 24 Oktober 2025
- Dilihat : 762 kali