PERANCANGAN PROGRAM INVENTORY GUDANG BERBASIS WEB DINAS PERHUBUNGAN NUNUKAN MENGGUNAKAN METODE WATERFALL

  • RYENHAT RAJAGUKGUK
  • 2025

Abstrak

 

PERANCANGAN PROGRAM INVENTORY GUDANG BERBASIS WEB DINAS PERHUBUNGAN NUNUKAN MENGGUNAKAN METODE

WATERFALL

 

 

 

 

 

 
   

 

 

 

SKRIPSI

 

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan Program Sarjana

 

 

 

 

RYENHAT RAJAGUKGUK NIM : 17210588

Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

2025

 

LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAAN SKRIPSI

 

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama                          : Ryenhat Rajagukguk

NIM                               17210588

Jenjang                        : Sarjana (S1) Program Studi     : Teknologi Informasi

Fakultas                      : Teknik Dan Informatika

Perguruan Tinggi        : Universitas Bina Sarana Informatika

Dengan ini menyatakan bahwa Skripsi yang telah saya buat dengan judul “Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall”, adalah asli (Original) atau tidak plagiat (Menjiplak) dan belum pernah diterbitkan atau dipublikasikan dimanapun dan dalam bentuk apapun.

Demikianlah surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun juga. Apabila di kemudian hari ternyata saya memberikan keterangan palsu dan atau ada pihak lain yang mengklaim bahwa Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall yang telah saya buat adalah hasil karya milik seseorang atau badan tertentu, saya bersedia diproses baik secara pidana maupun perdata dan kelulusan saya dari Universitas Bina Sarana Informatika dicabut/dibatalkan.

Dibuat di         : Jakarta Pada tanggal   : 7 Juli 2025 Yang menyatakan

 
   

 

Ryenhat Rajagukguk

 

LEMBAR PERNYATAAN KEBENARAN/KEABSAHAN DATA HASIL RISET UNTUK KARYA ILMIAH

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:

Nama                                      : Ryenhat Rajagukguk

NIM                                           17210588

Jenjang                                    : Sarjana (S1)

Program Studi                         : Teknologi Informasi

Fakultas                                  : Teknik Dan Informatika

Perguruan Tinggi                    : Universitas Binsa Sarana Informatika

 

 

Dengan ini menyatakan bahwa data dan atau informasi yang saya gunakan dalam penulisan karya ilmiah dengan judul “Perancangan Program Inventory Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall” merupakan data dan atau informasi yang saya peroleh berdasarkan hasil PKL/Riset Secara Daring (Online) pada:

Nama Perusahaan                   : Kantor Dinas Perhubungan Nunukan Alamat Perusahaan      : Nunukan Timur Kalimantan Utara Melalui Alamat Website                                   : Kaltaraprov.go.id

 

Saya bersedia untuk bertanggung jawab secara pribadi, tanpa melibatkan pihak Universitas Bina Sarana Informatika, atas materi/isi karya ilmiah tersebut, termasuk bertanggung jawab atas dampak atau kerugian yang timbul dalam bentuk akibat tindakan yang berkaitan dengan data dan atau informasi yang terdapat pada karya ilmiah saya ini.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Dibuat di         : Jakarta

Pada Tanggal : 7 Juli 2025

Mengetahui                                                     Yang Menyatakan

       
     
   
 

 

Kudiantoro Widianto,M.Kom                                 Ryenhat Rajagukguk

 

PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN SKRIPSI

 

Skripsi ini diajukan oleh:

Nama                          : Ryenhat Rajagukguk

NIM                               17210588

Jenjang                        : Sarjana (S1) Program Studi     : Teknologi Informasi

Fakultas                      : Teknik dan Informatika

Perguruan Tinggi        : Universitas Bina Sarana Informatika

Judul Skripsi                 : Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall

Untuk dipertahankan pada periode 2025-1 di hadapan Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh Sarjana Komputer (S.Kom) pada Program Sarjana Program Studi Sistem Informasi di Universitas Bina Sarana Informatika.

 

 

 

Jakarta, 7 Juli 2025

 

PEMBIMBING SKRIPSI

 

Dosen Pembimbing I              : Kudiantoro Widianto, M.Kom

 

DEWAN PENGUJI

 

 

 

Penguji I                      : …………………………………… …………………………

 

 

 

 

Penguji II                    : …………………………………… …………………………

 

PEDOMAN PENGGUNAAN HAK CIPTA

 

Skripsi sarjana yang berjudul “Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall” adalah hasil karya tulis Ryenhat Rajagukguk dan bukan hasil terbitan sehingga peredaran karya tulis hanya berlaku di lingkungan akademik saja, serta memiliki hak cipta. Oleh karena itu, dilarang keras untuk menggandakan baik sebagian maupun seluruhnya karya tulis ini, tanpa seizin penulis.

Referensi kepustakaan diperkenakan untuk dicatat tetapi pengutipan atau peringkasa isi tulisan hanya dapat dilakukan dengan seizin penulis dan dissertai ketentuan pengutipan secara ilmiah dengan menyebutkan sumbernya.

Untuk perluan perizinan pada pemilik dapat menghubungi informasi yang tertera di bawah ini:

 

 

Nama                   : Ryenhat Rajagukguk

 

Alamat                 : Kab. Tangerang. Tigaraksa,sodong Perum Flamboyan 3 No.Telp                    085810778491

E-Mail                 : ryenhatrajagukguk@gmail.com

 

 

 

LEMBAR KONSULTASI SKRIPSI

UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA

NIM                            :    17210588

Nama Lengkap           :    Ryenhat Rajagukguk

Nama Pembimbing    :    Kudiantoro Widianto, M.Kom.

Judul Skripsi              :    Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall

No

Tanggal Bimbingan

Pokok Bahasan

Paraf Dosen Pembimbing

1.

8 April 2025

Bimbingan Perdana

 

2.

15 April 2025

BAB I PENDAHULUAN

(Latar Belakang Masalah, Identifikasi Permasalahan, Perumusan Masalah, Tujuan dan Manfaat, Metode Penelitian, Ruang Lingkup)

 

3.

29 April 2025

BAB II LANDASAB TEORI

(Tinjauan Pustaka, Penelitian Terkait)

 

4.

20 Mei 2025

BAB III  ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI

(Tinjauan Perusahaan, Analisis Aplikasi, Rancangan Algoritma)

 

5.

10 Juni 2025

BAB IV  IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SOFTWARE

(Desain, Code Generation)

 

6.

24 Juni 2025

BAB IV  IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SOFTWARE

(Testing, Support)

 

7.

1 Juli 2025

BAB V PENUTUP

(Kesimpulan, Saran, Lampiran-Lampiran)

 

8.

7 Juli 2025

ACC Keseluruhan

 

Dimulai pada tanggal             : 8 April 2025

Diakhiri pada tanggal             : 7 Juli 2025

Jumlah pertemuan bimbingan : 8

Disetujui oleh,

Dosen Pembimbing

(Kudiantoro Widiantoro, M.Kom)

 

PERSEMBAHAN

 

“Belajar dari kehidupan sebelumnya. Dan ingat bagaimana anda sampai

 

pada saat ini. Jalani prosesnya dan Nikmatilah hasilnya”

 

  • Ryenhat Rajagukguk

 

“Penelitian adalah melihat apa yang telah dilihat orang lain dan memikirkan apa yang tidak dipikirkan orang lain”

  • Albert Szent-Gyorgyi

 

Dengan penuh ucapan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, Skripsi ini saya persembahkan kepada:

  1. Ayah (almarhum) & Ibu, Tulang (Paman) & Nantulang (Tante), Yang sudah selalu support dan mendoakan untuk menjadi sukses selalu membantu dalam Pendidikan, memberikan kasih sayang,segala pengorbanan kepada saya sampai pada saat ini
  2. Bapak dan Ibu Dosen pembimbing, penguji dan pengajar, yang selama ini telah tulus dan ikhlas meluangkan waktunya untuk menuntun dan mengarahkan saya, memberikan bimbingan dan pelajaran yang tiada ternilai harganya, agar saya menjadi lebih baik. Terimakasih banyak Bapak dan Ibu dosen, jasa kalian akan selalu terpatri di hati.
  3. Terimkasih Dinas Perhubungan Nunukan yang sudah memberikan saya waktu dan kesempatan untuk penelitian ini, semoga ini menjadi tempat saya belajar tentang kepedulian,kebersamaan,dan ilmu yang saya pelajari. Semoga karya yang saya buat menjadi motivasi dan manfaat.

 

KATA PENGANTAR

 

Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yesus Kristus atas segala berkat,kasih, dan penyertaannya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall”, Skripsi ini di susun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan Sarjana (S1) pada Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Dan Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan system informasi berbasis website yang dapa membantu proses pengelolaan Inventaris Gudang di Dinas Perhubungan Nunukan agar lebih terstruktur,efisien, dan mudah di akses oleh petugas.

Dalam proses penyusunan Skripsi ini, saya menyadari bahwa tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung, naskah ini tidak akan terselesaikan dengan baik. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

  1. Rektor Universitas Bina Sarana Informatika

 

  1. Dekan Fakultas Teknik & Informatika

 

  1. Ketua Program Studi Teknologi Informasi

 

  1. Bapak Kudiantoro Widiantoro M.Kom

 

  1. Staf/Karyawan/Dosen di lingkungan Universitas Bina Sarana Informatika

 

  1. Dinas Perhubungan Nunukan
  2. Orang Tua & Om dan Tante Atas semua dukunganya kepada saya dan Kasih.

 

  1. Rekan-rekan mahasiswa 17.8J.01 dan tidak akan lupa dengan pasukan FTI ALLIGATOR yang sudah bersama dari awal kuliah dan sampai kapanpun itu

 

menjadi sahabat/teman yang luar biasa membantu dan men support selama masa-masa kuliah.

Saya menyadari bahwa Skripsi ini masih jauh dari kata sempurna, baik dari segi isi maupun Teknik penulisan. Oleh karena itu, saya dengan sangat menerima segala kritik dan saran yang bersifat membangun untuk penyempurnaan di masa yang akan datang. Akhir kata, semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat, baik secara akademis maupun praktis, serta menjadi referensi untuk pengembangan penelitian selanjutnya.

 

ABSTRAK

 

Ryenhat Rajagukuk (17210588), “Perancangan Program Inventory Gudang

 

Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode WaterFall”

 

 

Dinas Perhubungan Nunukan merupakan unit pelaksana teknis bidang perhubungan udara yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan barang dan peralatan operasional. Selama ini, pencatatan data inventaris gudang masih dilakukan secara manual menggunakan buku catatan atau file spreadsheet, sehingga rentan terhadap kesalahan input, kehilangan data, dan kesulitan dalam pencarian data barang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dirancanglah sebuah sistem inventory gudang berbasis website yang mampu mencatat, mengelola, dan memantau data stok barang secara digital. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem Waterfall, yang terdiri dari lima tahapan: analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP Native dan database MySQL. Fitur-fitur utama yang dibangun dalam sistem meliputi login multi-user, manajemen data barang, pencatatan barang masuk dan keluar, pencarian barang, serta pembuatan laporan stok. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem inventory berbasis web dapat membantu proses pengelolaan barang menjadi lebih efisien, akurat, dan mudah diakses. Sistem ini juga meminimalkan kesalahan pencatatan dan meningkatkan transparansi pengelolaan inventaris gudang di Dinas Perhubungan Nunukan.

 

Kata Kunci: Sistem Inventory, Gudang, PHP Native, MySQL, Waterfall

 

ABSTRACT

 

Ryenhat Rajagukuk (17210588), “Design of a Web-Based Inventory Program for Dinas Perhubungan Nunukan Using the Waterfall Method”

Dinas Perhubungan Nunukan is a technical implementation unit in the field of air transportation responsible for managing goods and operational equipment. Currently, inventory data recording is still performed manually using notebooks or spreadsheets, which are prone to input errors, data loss, and difficulties in searching item records. To address these issues, a web-based inventory system was designed to record, manage, and monitor stock data digitally. This research uses the Waterfall system development method, consisting of five stages: requirement analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. The system was developed using PHP Native programming language and MySQL database. The main features developed include multi-user login, item data management, incoming and outgoing goods tracking, item search, and stock reporting. The results show that the web-based inventory system can help make inventory management more efficient, accurate, and easily accessible. The system also minimizes data entry errors and improves transparency in warehouse inventory management at Dinas Perhungan Nunukan.

 

Keywords: Inventory System, Warehouse, PHP Native, MySQL, Waterfall

 

DAFTAR ISI

 

LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAAN SKRIPSI............................................... i

LEMBAR PERNYATAAN KEBENARAN/KEABSAHAN DATA..................................................................................................................................... ii

HASIL RISET UNTUK KARYA ILMIAH.............................................................................................................................. ii

PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN SKRIPSI.................................................................................................................................... iii

PEDOMAN PENGGUNAAN HAK CIPTA............................................................................................................................. iv

LEMBAR KONSULTASI SKRIPSI.............................................................................................................................. v

PERSEMBAHAN............................................................................................................................ vii

KATA PENGANTAR........................................................................................................................... viii

ABSTRAK.............................................................................................................................. x

ABSTRACT............................................................................................................................. xi

DAFTAR ISI............................................................................................................................ xii

DAFTAR SIMBOL........................................................................................................................... xvi

DAFTAR GAMBAR.......................................................................................................................... xxii

DAFTAR TABEL......................................................................................................................... xxiv

DAFTAR LAMPIRAN......................................................................................................................... xxvi

BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................................................. 1

BAB II LANDASAN TEORI.............................................................................................................................. 7

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI............................ 12

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SOFTWARE.................... 19

BAB V PENUTUP............................................................................................ 59

DAFTAR PUSTAKA....................................................................................... 60

DAFTAR RIWAYAT HIDUP......................................................................... 62

SURAT KETERANGAN RISET.................................................................... 63

BUKTI HASIL PLAGIARISME.................................................................... 64

 

DAFTAR SIMBOL

  1. Usecase Diagram

 

No

Gambar

Nama

Keterangan

 

 

 

1

 

 

 

 

 

USECASE

Fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit

atau aktor.

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

 

 

ACTOR

Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akandibuat di luar sistem informasi yang

akan dibuat itu sendiri.

 

 

 

3

 

 

 

 

 

 

 

 

ASSOCIATION

Komunikasi antara actor dan usecase yang berpartisipasi pada usecase atau usecase memiliki

Interaksi dengan aktor.

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

GENERALIZATION

Hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi prilaku dan struktur data dari objek yang ada diatas

objek induk (Ancester)

 

  1. Class Diagram

 

No

Gambar

Nama

Keteranga n

 

 

1

 

 

 

 

CLASS

Himpunan dari objek- objek yang berbagai atribut serta oprasi yang sama.

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

 

ASSOCIATION

Komunikasi antara actor dan usecase yang berpartisipasi pada usecase atau usecase memiliki

Interaksi dengan aktor.

 

 

 

3

 

 

 

 

 

 

GENERALIZATION

Hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi prilaku dan struktur data dari objek yang ada diatas

objek induk

(Ancester)

 

  1. Activy Diagram

 

No

Gambar

Nama

Keterangan

 

 

1

 

 

 

 

INITIAL NODE

Status awal aktivitas sistem, sebuah diagram aktivitas memiliki sebuah

status awal.

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ASSOCIATION

Komunikasi antara actor dan usecase yang berpartisipasi pada usecase atau usecase memiliki

Interaksi dengan aktor.

 

 

 

3

 

 

 

 

GENERALIZATION

Hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi prilaku dan struktur data dari objek yang ada diatas

objek induk (Ancester)

 

4

 

 

DECISION

Asosiasi percabangan dimana jika ada pilihan aktivitas lebih dari satu.

 

5

 

 

 

ACTIVITY FINAL

Status akhir yang dilakukan sistem, sebuah diagram aktivitas memiliki

sebuah status akhir.

 

  1. Sequence Diagram

 

No

Gambar

Nama

Keterangan

 

 

 

 

 

 

 

1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ACTOR

Orang, poses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar sistem informasi yang akan dibuat itu sendiri, jadi walaupun simbol dari actor adalah gambar orang, tapi actor belum tentu

merupakan orang.

 

2

 

INTERFACE atau

BOUNDARY OBJECT

Sebuah obyek yang

menjadi penghubung user dengan sistem.

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

 

 

CONTROL OBJECT

Mengkoordinasikan perilaku sistem dan dinamika dari suatu sistem, menangani tugas utama dan mengontrol alur kerja suatu sistem.

 

 

 

4

 

 

 

 

 

ENTITY OBJECT

Suatu Objek yang berisi informasi kegiatan yang terkait yang tetap dan disimpan kedalam suatu database.

 

  1. Deployment Diagram

 

No

Gambar

Nama

Keterangan

 

 

 

1

 

 

 

 

 

 

ACTOR

Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akandibuat di luar sistem informasi yang

akan dibuat itu sendiri.

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

 

ASSOCIATION

Komunikasi antara actor dan usecase yang berpartisipasi pada usecase atau usecase memiliki

Interaksi dengan aktor.

 

 

 

3

 

 

 

 

 

GENERALIZATION

Hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi prilaku dan struktur data dari objek yang ada diatas

objek induk (Ancester)

 

4

 

 

NODE

Sumber daya yang digunakan pada saat aplikasi dijalankan.

 

5

 

 

PACKAGE

Merupakan sebuah bungkusan dari satu atau lebih node

 

  1. Entity Relationship Diagram

 

No

Gambar

Nama

Keterangan

 

1

 

 

 

ENTITAS

Suatu objek yang

dapat di identifikasi dalam lingkungan pemakai.

 

2

 

 

 

LINE

Relasi antara Entitas dan Atribut.

 

 

3

 

 

 

RELASI

Menunjukkan adanya hubungan di antara sejumlah entitas yang

berbeda.

 

 

4

 

 

 

ATRIBUT

Berfungsi mendeskripsikan karakter entitas(atribut yang

berfungsi sebagai key).

  1. Logical Record Structure Diagram

 

No

Gambar

Nama

Keterangan

 

 

1

 

 

 

TABEL

Mewakili entitas atau objek utama dalam sistem, seperti Karyawan,

Absensi, Jabatan, dll.

 

2

 

 

LINE

Relasi antara Entitas dan Atribut.

 

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3 . 1                                                                                                       13

Gambar 4 . 1 Entity Relationship Diagram (ERD)                                        20

Gambar 4 . 2Local Record Structure (LRS)                                                   20

Gambar 4 . 3 Use Case Diagram                                                                      21

Gambar 4 . 4 Class Diagram                                                                             25

Gambar 4 . 5 Activity Diagram Login Administrator                                   26

Gambar 4 . 6 Activity Diagram Login Kepala Gudang                                 27

Gambar 4 . 7 Activity Diagram Barang                                                          28

Gambar 4 . 8 Activity Diagram Transaksi                                                      29

Gambar 4 . 9 Activity Diagram Laporan                                                        30

Gambar 4 . 10 Activity Diagram Pengaturan                                                 31

Gambar 4 . 11 Form Login Admin dan Kelapa Gudang                               32

Gambar 4 . 12 Dashboard Admin                                                                    33

Gambar 4 . 13 Data Barang                                                                              33

Gambar 4 . 14 Jenis Barang                                                                             34

Gambar 4 . 15 Satuan                                                                                        34

Gambar 4 . 16 Barang Masuk                                                                          35

Gambar 4 . 17 Barang Keluar                                                                          36

Gambar 4 . 18 Laporan Stok                                                                            36

Gambar 4 . 19 Laporan Barang                                                                       37

Gambar 4 . 20 Laporan Barang Keluar                                                          37

Gambar 4 . 21 Manajemen User                                                                      38

Gambar 4 . 22 Dashboard Kepala Gudang                                                     38

Gambar 4 . 23 Laporan Stok                                                                            39

Gambar 4 . 24 Laporan Barang Masuk                                                          40

Gambar 4 . 25 Laporan Barang Keluar                                                          40

Gambar 4 . 26 Tampilan Code Login                                                              41

Gambar 4 . 27 Tampilan Code Dashboard Admin                                        42

Gambar 4 . 28 Tampilan Code DataBarang                                                   43

Gambar 4 . 29 Tampilan Code Barang Masuk                                               44

Gambar 4 . 30 Tampilan Code Barang Keluar                                              45

Gambar 4 . 31 Tampilan Code Laporan Stok                                                46

 

Gambar 4 . 32 Tampilan Lporan Barang Masuk                                           47

Gambar 4 . 33 Tampilan Code Barang Keluar                                              48

Gambar 4 . 34 Tampilan Code Manajemen User                                           49

Gambar 4 . 35 Tampilan Code Dashboard Kepala Gudang                         50

Gambar 4 . 36 Tampilan Code Laporan Barang Masuk                               51

Gambar 4 . 37 Tampilan Code Laporan Barang Keluar                              52

 

DAFTAR TABEL

Tabel 4. 1 Usecase Diagram Administrator                                                                                                                              21

Tabel 4. 2 Use Case Diagram Karyawan                                                                                                                              24

Tabel 4. 3 Testing Admin                                                                                                                              52

Tabel 4. 4 Testing Kepala Gudang                                                                                                                              54

Tabel 4. 5 Spesifikasi Hardware                                                                                                                              56

Tabel 4. 6 Spesifikasi Software                                                                                                                              57

 

BAB I PENDAHULUAN

1.1            Latar Belakang Masalah

 

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat, kebutuhan akan sistem informasi yang efektik dan efisien dalam mendukung operasional organisasi menjadi semakin penting. Salah satu implementasi teknologi informasi yang banyak digunakan di sektor pemerintahan dan pelayanan publik adalah sistem inventory atau pengelolaan persediaan barang. Sistem inventory berfungsi untuk mencatat,memantau, dan mengelola data barang masuk dan keluar, serta menyediakan laporan ketersediaan stok secara akurat dan real time (Siregar & Wibowo, 2021).

Dinas Perhubungan Nunukan sebagai instansi yang bergerak di bidang pelayanan tranportasi udara, memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan logistik dan aset gudang untuk mendukung kelancaran operasional bandara. Namun, di suatu dapartemen proses pengelolaan barang yang dilakukan masih bersifat konvensional, yaitu melalui pencatatan manual pada buku tulis atau spreadsheet. Hal ini menimbulka berbagai permasalahan seperti resiko kehilangan data, keterlambatan pelaporan stok, duplikasi data, serta kesalahan pencatatan (Rudjiono, 2020).

Untuk permasalahan tesebut, diperlukan sistem inventory gudang yang dapat diakses secara real-time melalui jaringan internet. Sistem berbasis web dinilai lebih fleksibel, karena memungkinkan pengguna mengakses dan mengelola  data  barang  kapan  saja  dan  dimana  saja  (Thalia, K. M., Oktaviyani, E. D. & Sylviana, F. 2021).

Dengan adanya sistem inventory berbasis web,untuk proses pengelolaan barang disuatu dapartemen Dinas Perhubungan Nunukan menjadi lebih terstruktur,efisien, dan minim akan kesalahan. Oleh karena itu, saya tertarik untuk melakukan penelitian dan pengembangan sistem inventory gudang dengan judul “Perancangan Program Inventory Gudang Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall”.

1.2            Identifikasi Permasalahan

 

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat diidentifikasi beberapa permasalahan sebagai berikut:

  1. Pengelolaan data barang di suatu dapartemen Dinas Perhubungan Nunukan masih dilakukan secara manual.
  2. Tingginya risiko kesalahan pencatatan dan kehilangan data.

 

  1. Keterlambatandalam proses laporan dan pencarian data barang yang masi manual.
  2. Tidak adanya sistem terpusat dan terintegritas dalam pengelolaan persediaan barang.

1.3            Perumusan Masalah

 

Dari identifikasi permasalahan di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  :

 

 

  1. Bagaimana merancang program inventory gudang berbasis web pada Dinas Perhubungan Nunukan agar pengelolaan barang menjadi lebih efektif,efisien, dan akurat?
  2. Bagaimana Proses implementasi sistem inventory gudang berbasis web menggunakan metode Waterfall agar sesuai dengan pengguna di Dianas Perhubungan Nunukan?
  3. Bagaimana hasil pengujian sistem inventory gudang berbasis web yang telah dirancang dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data barang?

1.4            Metode Penelitian

 

Dalam Proses perancangan inventory gudang menggunalan dengan metode waterfall dimana pada metode ini dalam pembuatan sistem dilakukan secara teratur disetiap langkahnya dan terukut (Aji, Sopian & Pratmanto, Dany. 2021). Untuk mendukung analisis kebutuhan, digunakan dua metode pengumpulan data sebagai berikut:

1.4.1       Teknik Pengumpulan Data

 

  1. Observasi

Saya melakukan pengamatan langsung di lokasi Dinas Perhubungan Nunukan untuk memahami alur kerja pencatatan barang, jenis barang yang dikelola dan kendala yang dihapadi oleh petugas. Observasi ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang akan menjadi dasar pengembangan sistem.

  1. Wawancara

 

Melakukan wawancara dengan beberapa pihak terkait, seperti petugas gudang di dapartemen tersebut untuk menggali informasi lebih dalam dan mengenai kebutuhan sistem data yang dibutuhkan, serta harapan terhadap sistem yang akan dibangun.

 

 

  • Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian:

  1. Merancang sistem inventory gudang berbasis web untuk suatu dapartemen Dinas Perhubungan Nunukan.
  2. Mengimplementasikan sistem tersebut menggunakan Bahasa program PHP dan database MySql.
  3. Menguji sistem untuk memastikan fungsionalitasnya sesuai kebutuhan.

 

Manfaat Penelitian:

 

  1. Untuk instansi, memberikan solusi berbasis teknologi untuk mendukung efisiensi dan akurasi pengelolaan barang.
  2. Untuk pengguna, memudahkan petugas/admin dalam     melakukan pencatatan,pengecekan stok, dan pelaporan barang.
  3. Untuk peneliti, memberikan   pengalaman  dalam  menerapkan              metode pengembangan dan teknologi berbasis web.
  4. Untuk peneliti selanjutnya, menjadi referensi untuk pengembangan sistem inventory.

1.6            Ruang Lingkup Penelitian

 

Ruang lingkup dala penelitian ini ditetapkan untuk membatasi fokus pengembangaan sistem agar sesuai dengan tujuan penelitian dan dapat diselesaikan dalam waktu dan sumber daya yang tersedia. Adapun ruang lingkup ini sebagai berikut:

  1. Objek Penelitian

 

Penelitian ini dilakukan di Dinas Perhubungan Nunukan khususnya di suatu dapartemen untuk penyimpanan barang. Sistem ini dirancang untuk diguanakan oleh petugas gudang dan admin pengelola data barang.

 

 

  1. Jenis Sistem Yang Dikembangkan

Sistem yang dirancang merupakan sistem informasi inventory berbasis web yang digunakan secara intranet (jaringan local) maupun internet, tergantung pada konfigurasi server instansi. Sistem ini bersifat real-time, memungkinkan pengguna untuk mengakses data kapan saja selama terhubung ke jaringan.

  1. Fungsi sistem

 

Sistem informasi inventory ini memiliki beberapa fungsi utama, antara lain:

 

  1. Manajemen Pengguna: sistem mendukung login dengan dua level pengguna, yaitu:
    1. Admin: Dapat mengelola semua data, termasuk pengguna lain.

 

  1. Kepala Gudang: Hanya dapat menginput barang masuk, barang keluar, dan melihat laporan.
  1. Manajemen Data Baranag: Mencakup fitur tambah, edit, hapus, dan pencarian data barang berdasarkan nama, ID barang, atau kategori
  2. Pencatatan Barang Masuk dan Keluar: Setiap transaksi masuk dan keluar akan tercatat dengan informasi waktu dan keteranganya.
  3. Pembuatan Laporan: Sistem menyediakan laporan stok akhir, barang masuk dan keluar dalam rentang waktu tertentu. Laporan dapat di ekspor ke format PDF ditampilkan langsung di browser dan Excel.
  1. Batasan Fitur

 

Sistem yang dikembangkan tidak mencakup fitur-fitur lanjutan berikut:

 

  1. Tidak mendukung scan barcode atau QR code.

 

 

  1. Tidak terdapat fitur notifikasi otomatis (email/SMS) untuk stok menipis
  2. Tidak ada otoritasi berbasis modul, hanya level user berdasarkan role (admin & petugas).
  3. Tidak terintegrasi dengan sistem ERP eksternal atau sistem logistic lain.
  1. Teknologi Yang Digunakan:

 

Sistem dikembangkan menggunakan:

 

  1. Bahasa Pemrograman: PHP Native (tanpa framework).

 

  1. Database Management System: MySQL.

 

  1. Bahasa Markup dan Styling: HTML5 dan CSS3.

 

  1. Interaktivitas dan Responsif: JavaScript & Bootsrap.

 

  1. Tool Pendukung: XAMPP sebagai local server, Visual Studio Code sebagai editor.
  1. Metodologi Pengembangan

 

Pengembangan sistem menggunakan Waterfall yang terdiri dari lima tahapan:

 

  1. Analisi kebutuhan

 

  1. Desain sistem

 

  1. Implementasi

 

  1. Pengujian

 

  1. Pemeliharaan

 

BAB II LANDASAN TEORI

2.1  Tinjauan Pustaka

 

Penulis menggunakan suatu bahasa pemrograman, sistemn manajemen basis data (database) dan berbagai alat bantu perangkat lunak untuk mendukung keseluruhan proses pengembangan dalam perancangan program website ini. Selain itu, teori-teori dasar yang berkaitan dengan metode pengembangan sistem, serta teknologi yang digunakan sebagai dasar dari penelitian ini.

2.1.1   Inventory (Persediaan Barang)

 

Inventory atau persediaan adalah seluruh barang atau bahan yang disimpan oleh perusahaan atau instansi untuk digunakan dalan proses pelayanan,operasional, atau pelayanan. Dalam sistem manajemen gudang, persediaan mencakup barang masuk, barang keluar, stok tersedia, dan lokasi penyimpanan (Heizer & Render,20).

Sistem inventory bertujuan untuk:

 

  1. Memastikan ketersediaan barang yang dibutuhkan.

 

  1. Menghindari kelebihan maupun kekurangan stok.

 

Menyediakan data real-time untuk pelaporan

 

2.1.2   Definisi Sistem

  1. Sistem Informasi

Sistem informasi merupakan sekumpulan komponen yang saling bekerja sama untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi guna mendukung proses pengambilan keputusan dan pengendalian dalam organisasi (Prabowo, R 2023). Sistem informasi berbasis computer sangat membantu dalam otomasi proses bisnis, termasuk dalam pengelaan inventaris barang, karena mampu mempercepat proses pencatatan dan meminimalkan kesalahan data. Dalam konteks penelitian ini, sistem informasi yang dirancang digunakan untuk mencatat dan mengelola seluruh aktivitas yang berkaitan dengan stok barang di suatu dapartemen Dinas Perhubungan Nunukan.

2.1.3   Sistem Informasi Inventory Gudang

 

Sistem inventory gudang merupakan aplikasi yang dirancang untuk mendukung manajemen logistic dengan mencatat data barang masuk, barang keluar, serta kondisi stok secara real-time. Sistem ini juga menyediakan fitur laporan yang berguna untuk audit dan pengambilan data (Simamora,2024). Dalam penelitian ini, sistem inventory dirancang berbasis web agar dapat diakses melalui browser, sehingga memudahkan pengguna dalam melakukan input dan pengecekan barang dari berbagai perangkat.

2.1.4   Websiite dan Aplikasi Berbasis Web

 

Aplikasi berbasis web merupakan jenis perangkat lunak yang dijalankan langsung melalui browser tanpa memerlukan instalasi tambahan di sisi pengguna. (Geografi .id, 2024). Umumnya  dibangung  menggunakan kombinasi teknologi seperti CSS,JavaScript untuk anatarmuka pengguna, serta bahasa program serve-side seperti PHP  dan sistem manajemen basis data menggunakan seperti MySQL.

 

 

Keunggulan sistem berbasis web antara lain:

 

  1. Fleksibel dan dapat diakses dari berbagai perangkat.
  2. Tidak bergantung pada sistem operasi.

 

  1. Mudah diperbaharui secara terpusat.

 

Sistem inventory gudan dalam penelitian ini dibuat sebagai aplikasi website menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.

2.1.5   PHP dan MySQL

 

PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman berbasis serve- side yang digunakan secara luas dalam pengembangan aplikasi web dinamis (Welling & Thomson,2009). Dalam penelitian ini, PHP digunakan tanpa framework (native), agar proses belajar dan pengembang dapat dikendalikan secara penuh oleh pengembang. MySQL adalah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) open-source yang cepat, stabil, dan cocok untuk aplikasi berbasis web. MySQL mendukung query SQL (Structured Query Language) untuk mengelola, menyimpan, dan mengambil data.

2.1.6     Metode Pengembangan Sistem Waterfall

 

Waterfall merupakan model pengembangan perangkat lunak yang bersifar sekuensial dan terstruktur. Setiap tahap dalam metode ini diselesaikan secara berurutan: dimulai dari analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan (Software Engineering:A Practitioner`s Approch ed, 2020).

Keunggulan metode Waterfall:

 

  1. Tahapan yang jelas dan terdokumentasi.
  2. Cocok untuk proyek dengan kebutuhan yang stabil sejak awal.

 

 

  1. Mudah dalam perencanaan dan evaluasi setiap fase.

 

2.2  Penelitian Terkait

 

Berikut adalah beberapa penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik penelitian ini:

  1. Yuliana & Pramudito (2020)

 

Judul: Rancangan Bangun Sistem Informasi Inventory Barang Berbasis Web pada PT. XYZ. Penelitian ini merancang sistem inventory menggunakan PHP dan MySQL untuk mengelola stok barang masuk dan keluar. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall. Hasilnya, sistem membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan stok dan meminimalkan kesalahan pencatatan. Perbedaan dengan penelitian ini, yaitu penelitian dilakukan di perusahaan swasta, sedangkan Skripsi ini diterapkan di instansi pemerintahan Dinas Perhubungan Nunukan dengan skenario multiuser (Admin dan Kepala Gudang).

  1. Putra,R (2020)

 

Judul: Sistem Informasi Persediaan Barang Berbasis Web Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. Penelitian ini mengembangkan sistem inventory berbasis web menggunakan Laravel. Sistem tersebut mencakup fitur laporan, pencarian stok, dan notifikasi barang menipis. Perbedaan: Penelitian menggunakan Framwork Lrawel, sedangkan skripsi ini menggunakan PHP Native. Peneliti ini juga lebih kompleks karena adanya fitur notifikasi yang belum dikembangkan dalam Skripsi ini.

 

 

  1. Siregar,A. & Wibowo,T. (2021)

Judul: Analisis Pengaruh Sistem Informasi Gudang Terhadap Efisiensi Operasional. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menunjukan bahwa sistem informasi inventory berdampak signifikan terhadap peningkatan efisien operasional gudang. Perbedaan penelitiann ini fokus pada pengaruh implementasi sistem terhadap efisiensi, sedangkan skripsi ini fokus pada proses perancangan dan pengembangan sistem inventory dari awal.

  1. Maulana, H. (2022)

 

Judul: Penerapan Waterfall Model Dalam Pengembangan Sistem Inventory Sekolah. Sistem dibangung berbasis web dengan PHP dan MySQL, menggunakan Waterfall sebagai metode pengembangan. Sistem berhasil meningkatkan keakuratan data stok barang perlengkapan sekolah. Kesamaan: Penelitian ini mirip dengan Skripsi baik dari sisi metode maupun tools. Namun, objek penelitiannya berbeda.

 

BAB III

 

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI

 

3.1            Tinjauan Perusahaan

 

3.2.3        Sejarah Perusahaan

 

Dinas Perhubungan Nunukan yang secararesmi dikenal sebagai bandar kelas

 

III yang terletak di Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Awalnya, bandar ini berfungsi sebagai bandar udara perintis dan dikelola oleh pemerintah daerah Kabupaten Nunukan pada era awal berdirinya. Landasan pacu pada saat itu hanya sepanjang 600 M dan lebar hanya 23 M. Pada tahun 2005, kapasitas landasan di tingkatkan Panjang 1.100 M dan lebar 30 M, dan seiring waktu beberapa maskapai local mulai melayani untuk rute ke Nunukan.

Kemudian, pada tahun-tahun berikutnya status bandara ditingkatkan menjadi Dinas Perhubungan Nunukan yang berada di bawah Kementrian Perhubungan, sesuai Permenhub No.118/2021 dan Permenhub No.26/2024. Saat ini, Dinas Perhungan Nunukan memiliki terminal penumpang dengan luas 1500 M dan mampu meleyani pesawat tipe ATR-72 serta Cessna 208, mendukung modalitas kargo dan penumpang di wilayah perbatasan.

3.2.4        Struktur Perusahaan

 

Struktur organisasi Dinas Perhungan Nunukan mengikuti struktur Unit

Penyelenggara Badar Udara sesuai ketentuan Kemenhub. Berikut adalah struktur organisasi internal yang relevan untuk penelitian sistem inventory:

 

 

12

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Dinas Perhubungan Nunukan

 

Gambar 3 . 1

Struktur Perusahaan

Struktur organisasi ini menunjukan pembagian tugas dan tanggung jawab dilingkungan Dinas Perhubungan Nunukan. Organisasi ini dipimpin oleh seorang Kepala Kantor dan dibantu oleh sejumlah pejabat fungsional, staf administrative, teknisi, dan petugas operasional. Berikut uraian masing-masing bagian:

  1. Kepala Kantor UPBU Nunukan: Faisal ST.MT. Tugas Utama: Memimpin seluruh kegiatan operasional di UPBU Nunukan, bertanggung jawab terhadap

 

 

penyelenggaraan bandara secara menyeluruh sesuai dengan regulasi dan kebijakan Kementrian Perhubungan.

  1. Urusan Tata Usaha: Justam,A.Md. Tugas Utama: Mengelola seluruh kegiatan administrasi, surat-surat, arsip dokumen, serta kepegawaian dan perlengkapan kantor. Berfungsi sebagai pendukung administrative utama kepala UPBU Nunukan.
  2. Kasi Teknis, Operas, Keamanan, dan Pelayanan Darurat: Rumadi, A.Md.

 

Tugas Utama: Bertanggung jawab atas aspek teknis bandara termasuk sistem keamanan dan operasional penerbang, menangani pelayanan darurt seperti evakuasi, pemadaman kebakaran, dan tanggap bencana, berkoordinasi dengan instansi terkait TNI,POLRI, dan Otoritas Penerbangan.

  1. Bendahara Penerimanaan: Muliyani. Tugas Utama: Mengelola semua pemasukan dan penerimaan dana operasional dari kegiatan layanan bandara, membuat laporan keuangan penerimaan secara berkala untuk pertanggungjawaban internal dan eksternal.
  2. Bendahara Pengeluaran: Farida,S.Ak. Tugas Utama: Bertanggung jawab atas pengeluaran kas untuk kebutuhan operasional, pemeliharaan, logistic dan pembiayaan kegiatan, Menyusun laporan penggunaan anggaran sesuai standar akuntansi pemerintah.
  3. Kelompok Fungsional: Edy Julianta Sinuhaji, S.SiT. Tugas Utama: Berisi tenaga teknis professional berdasarkan keahlian fungsional seperti teknisi, staf penerbangan, dan petugas pendukung, mendukung kelancaran pelayanan teknis, operasional, serta pemeliharaan peralatan bandara.

 

3.2            Analisis Aplikasi

 

3.2.1        Analisis Masalah

 

Berdasarkan observasi dan wawancara dengan petugas, terdapat beberapa permasalahan utama:

  1. Pencatatan manual menggunakan buku/table Excel, yang sangan rentan terhadap human error.
  2. Data stok tidak diperharui secara real-time, menyebabkan keterlambatan informasi.
  3. Kesulitan menemukan data barang Ketika jumlahnya banyak, karena tidak ada sistem pencarian.
  4. Pelaporan stok dilakukan secara manual, memakan waktu dan rawan kesalahan.
  5. Tidak ada level kontrol   pengguna, sehingga    admin dan petugas menggunakan akun bersamaan tanpa pembagian akses.

Permasalahan tersebut berdampak pada tidak efisiensinya, pengelolaan gudang, risiko kehilangan data, dan proses audit yang lambat.

3.2.2        Analisis Kebutuhan

 

Berdasarkan masalah yang diidentifikasi, berikut kebutuhan fungsional dan non-fungsional sistem:

  1. Kebutuhan Fungsional:

 

  1. Login pengguna dengan dua level: Admin dan Petugas.

 

  1. CRUD data barang: Tambah,edit,hapus,tampilkan detail barang.

 

  1. CRUD data kategori untuk mencari kategori barang
  2. Pencatatan barang masuk: Mencatat jumlah,tanggal, dan petugas.

 

 

  1. Pencatatan barang keluar: Hanya laporan barang keluar

 

  1. Manajemen user hanya untuk admin: Tambah,ubah dan hapus akun
  2. Laporan stok akhir dan mutasai: Cetak laporan dalam rentang waktu, ekspor PDF dan Excel.
  1. Kebutuhan Non-Fungsional

 

  1. Aksebilitas web: Sistem diakses via Browser seperti Chrome dan lainnya.
  2. Responsif: Antarmuka menyesuaikan layer desktop maupun device lainnnya.
  3. Kecepatan respon: Loading maksimal 3 detik.

 

  1. Keamanan dasar: Proteksi halaman berdasarkan session login.

 

  1. Backup database: Minimal harian.

 

3.1            Rencangan Algoritma

 

Perancangan algoritma dalam sistem inventory gudang Dinas Perhubungan Nunukan bertjuan untuk menggambarkan proses kerja dari masing-masing fitur utama yang dibangun. Algoritma ini dirancang secara terstruktur agar dapat diterapkan dalam bahasa pemrograman secara efisien, serta menjadi acuan untuk pengujian dan evaluasi sistem nantinya.

3.3.1       Algoritma Login

 

Algoritma login digunakan sebagai sistem otentikasi awal agar hanya pengguna yang memiliki akun yang bisa mengakses sistem. Proses ini bertujuan menjaga keamanan data dan membedakan hak ases antar user, seperti Admin dan Petugas.

 

 

Penjelasnya:

 

  1. Sistem menampilkan form login berisi isian username dan password.

 

  1. Pengguna menginput data yang diminta.

 

  1. Sistem mencocokkan data tersebut dengan informasi yang terdapat dalam database.
  2. Jika data cocok, pengguna diberikan akses dan diarahkan ke dashboard.

 

  1. Jika tidak cocook, maka akan mucun pesan kesalahan login atau error.

 

3.3.2       Algoritma Input Barang Masuk

 

Fitur ini memunginkan pengguna mencatat barang yang baru dating ke gudang agar data stok dapat di perbaharuiu. Barang masuk merupakan salah satu proses utama dalam pengelolaan inventory gudang.

Penjelasannya:

 

  1. Pengguna memilih menu “Barang Masuk”

 

  1. Pengguna mengisi data barang masuk seperti nama barang, tanggal masuk, jumlah, dan keterangan lainya.
  2. Sistem melakukan pengecekan apakah barang sudah terdaftar di database:

 

  1. Jika sudah, maka sistem hanya menambahkan jumlah stoknya.

 

  1. Jika belum, barang tersebut didaftarkan sebagai entri baru.

 

  1. Data barang masuk disimpan dalam table transaksi barang masuk sebagai histori pencatatan.

 

3.3.3       Algoritma Input Barang Keluar

Input barang keluar digunakan untuk mencatat barang yang keluar dari gudang, baik untuk distribusi, pemakaian operasional, maupun permintaan dari pihak lain.

Penjelasannya:

  1. Pengguna memilih menu “Barang Keluar”

 

  1. Pengguna memasukkan data seperti nama barang, jumlah barang yang akan dikeluarkan, tanggal, dan tujuan penggunaan.
  2. Sistem melakukan pengecekan ketersediaan stok:

 

  1. Jika stok mencukupi, maka stok dikurangi dan data disimpan.

 

  1. Jika stok tidak mencukupi, sistem akan menampillkan pesan peringatan.
  1. Setelah berhasil, data transaksi barang keluar disimpan ke dalam table khusus sebagai Riwayat pengeluaran barang.

3.3.4       Algoritma Cetak Laporan Stok

 

Fungsi fitur ini digunakan untuk menampilkan dan mencetak laporan stok yang tersedia di gudang. Laporan ini penting untuk kebutuhan audit, evaluasi logistic, dan laporan ke pimpinan.

Penjelasannya:

 

  1. Pengguna mengakses menu laporan stok.

 

  1. Sistem mengambil data terkini dari table barang (berisi nama barang, kategori, jumlah, dan lain lain)
  2. Data disusun dalam bentuk laporan tabel.

 

 

  1. Pengguna dapat memilih untuk mencetak laporan dalam format PDF atau mengekspor dalam bentuk Excel.
  2. File laporan bisa langsung diunduh, di print, dan dikirimkan ke pihak lain.

 

BAB IV

 

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SOFTWARE

 

4.1            DESAIN

 

4.1.1       DATABASE

 

Database merupakan bagian penting dalam pengembangan aplikasi, terutama dalam system informasi web. Fungsi utama dari database adalah sebagai tempat penyimpanan seluruh data yang digunakan dan diolah oleh system. Sistem inventory Gudang yang dirancang dalam penelitian ini menggunakan basis data relasional yang disusun secara sistematis dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan.

Penyusunan database dilakukan dengan pendekatan Entity Relationship Diagram (ERD) dan Lcal Record Structure (LRS). ERD berfungsi untuk menggambarkan relasi antar entitas utama dalam system, sementara LRS merinci struktur merinci struktur tabel yang akan digunakan.

  1. Diagram Entity Relationship Diagram (ERD)
 
   

 

 

 

 

Gambar 4 . 1

Entity Relationship Diagram (ERD)

 

 

  1. Diagram Local Record Structure (LRS)
 
   

 

 

 

Gambar 4 . 2

Local Record Structure (LRS)

 

 

4.1.2       Software Architecture

 

Penulis menggunakan Unified Modeling Langueage (UML) untuk membantu proses perancang dan pengembangan sistem secara visual dan terstruktur. Penggunaan UML mempermudah pemahaman alur kerja dan hubungan anatar komponen sistem. Diagram UML dibuat melalui beberapa

 

 

tahap agar sistem sesuai kebutuhan dan mudah dikembangakan ke depannya, adapun tahapannya seperti dibawah ini:

  1. Use Case Diagram

 

Use Case Diagram inventori gudang berbasis web dapat dilihat dari gambar berikut ini:

 

Sumber : Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 3

Use Case Diagram

Pada gambar diagram menjelaskan rancangan UML menggunakan UseCase, dengan perancangan sistem inventori gudang sehingga dapat melihat hak akses yang dimiliki, yaitu administrator dan kepala gudang.

Tabel 4. 1

Usecase Diagram Administrator

 

 

Use Case Name

Use Case Administrator

Requirement

Admin melakukan proses login pada

 

Sistem

Goals

Admin dapat mengelola seluruh data

 

pada sistem

Pre-Condition

Admin   berada   pada   halaman               login

 

Website

Post-Condition

Admin berhasil     mengakses halaman login  pada       sistem dan             fitur-fitur

Pengelolaan

Failed End Condition

Jika terjadi kesalahan saat admin login admin tidak  dapat masuk  ke  dalam

Sistem

Primary Actors

Admin

 

 

Main Flow/Basic Path

1.     Admin Login

 

2.     Admin Mengelola data barang

 

3.     Admin mengelola jenis barang

 

4.     Admin mengelola satuan

 

5.     Admin mengelola barang masuk

 

6.     Admin mengelola barang keluar

 

7.     Admin mengelola laporan stok

 

8.     Admin      mengelola                  laporan barang masuk

9.     Admin      mengelola                  laporan barang keluar

10.  Admin mengelola                                  manajemen user

Sumber : Hasil Penelitian 2025

 

 

Tabel 4. 2

Use Case Diagram Karyawan

 

Use Case Name

Use Case Kepala Gudang

Requirement

Kepala gudang melakukan proses login

pada sistem

Goals

Kepala gudang dapat melakukan cetak

 

laporan pada sistem

Pre-Condition

Kepala gudang berada pada halaman

 

Login

Post-condition

Kepala gudang berhasil mengakses

halaman login pada sistem dan fitur- fitur didalamnya

Failed End Condition

Jika terjadi kesalahan pada kepala

gudang login kepala gudang tidak dapat masuk kedalam sistem

Primary actors

Kepala Gudang

Main Flow/Basic Path

1.     Kepala gudang Login

 

2.     Kepala gudang cetak laporan pada sistem

3.     Kepala gudang dapat memfilter

 

cetak laporan

 

 

  1. Class Diagram

 

Class diagram inventori gudang berbasis web dapat dilihat dari gambar dibawah ini:

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 4

Class Diagram

Class diagram diatas, dirancang untuk mengetahui objek utama yang akan dibuat dalam database sistem.

  1. Activity Diagram

 

  1. Activity Diagram Login Administrator

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 5

Activity Diagram Login Administrator

 

 

Activity diagram administrator diatas adalah urutan aktivitas administrator dalam melakukan login menuju dashboard admin.

  1. Activity Diagram Login Kepala Gudang

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 6

Activity Diagram Login Kepala Gudang

Activity diagram kepala gudang diatas adalah urutan aktivitas kepala gudang dalam melakukan login menuju dashboard kepala gudang.

  1. Activity Diagram Barang

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 7

Activity Diagram Barang

 

 

Activity diagram barang administration diatas adalah urutan administration melakukan tambah barang/jenis barang/satuan barang.

  1. Activity Diagram Transaksi
 
   

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 8

Activity Diagram Transaksi

 

 

Activity diagram transaksi diatas adalah urutan administration melakukan tambah data barang masuk dan keluar.

  1. Activity Diagram Laporan
 
   

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 9

Activity Diagram Laporan

 

 

Activity diagram laporan diatas adalah urutan administration melakukan filtering dan menampilan data laporan untuk dicetak.

  1. Activity Diagram Pengaturan
 
   

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 10

Activity Diagram Pengaturan

 

 

Activity diagram pengaturan administration adalah urutan administration melakukan tambah data, edit, dan hapus data user.

 

4.1.3       User Interface

 

  1. Form Login Admin dan Kepala Gudang
 
   

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 11

Form Login Admin dan Kepala Gudang

Halaman Login merupakan halaman awal sebelum Admin dan Kepala Gudang dapat masuk ke sistem.

  1. Dashboard Admin
 
   

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 12

Dashboard Admin

Setelah Login berhasil, pengguna admin akan diarahkan ke halaman Dashboard yang menampilkan ringkasan seluruh data di dalam sistem.

  1. Tampilan Master Data Barang

 

  1. Data Barang
 
   

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 13

Data Barang

 

 

Data Barang ini menampilkan seluruh barang yang tercatat dalam sistem. Admin dapat melakukan pengelolaan data barang secara menyeluruh, termasuk menambahkan barang baru, mengedit barang, dan menghapus barang.

  1. Jenis Barang

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 14

Jenis Barang

Jenis Barang ini digunakan untuk mengelompokkan barang berdasarkan kategori dengan jenis barang tersebut.

  1. Satuan Barang
 
   

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 15

Satuan

 

 

Satuan ini digunakan untuk menentukan satuan ukuran banyaknya barang seperti pcs.

  1. Tampilan Transaksi

 

  1. Barang Masuk
 
   

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 16

Barang Masuk

Digunakan untuk mencatat semua barang yang masuk ke gudang.

 

  1. Barang Keluar
 
   

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 17

Barang Keluar

Digunakan untuk mencatat semua barang yang keluar dari gudang.

 

  1. Tampilan Laporan

 

  1. Laporan Stok
 
   

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 18

Laporan Stok

  1. Laporan Barang Masuk
 
   

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 19

Laporan Barang Masuk

  1. Laporan Barang Keluar
 
   

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 20

Laporan Barang Keluar

Admin dapat mengakses tampilan Laporan Stok, Laporan Barang Masuk, dan Laporan Barang Keluar.

  1. Tampilan Manajemen User

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 21

Manajemen User

 

 

Halaman    ini    hanya    dapat    diakses    oleh    Admin    untuk mengelola menambahkan dan mengurangi pengguna atau user.

  1. Dashboard Kepala Gudang
 
   

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 22

Dashboard Kepala Gudang

 

 

 

Selain Admin, sistem ini juga mendukung peran Kepala Gudang yang memiliki akses yang terbatas namun tetap strategis untuk pengawasan dan laporan. Kepala gudang hanya dapat melihat data yang bersifar monitoring, seperti data barang dan laporan transaksi, tidak bisa mengubah atau mengelola data master maupun pengguna.

  1. Tampilan Laporan

 

  1. Laporan Stok
 
   

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 205

 

Gambar 4 . 23

Laporan Stok

  1. Laporan Barang Masuk
 
   

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 24

Laporan Barang Masuk

  1. Laporan Barang Keluar
 
   

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 25

Laporan Barang Keluar

  • Code Generation

 

  1. Code Tampilan Login

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 26

Tampilan Code Login

  1. Code Dashboard Admin

 

 

 

Sumber: Hasil Penilitian 2025

 

Gambar 4 . 27

Tampilan Code Dashboard Admin

  1. Code Data Barang

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 28

Tampilan Code Data Barang

  1. Code Barang Masuk

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 29

Tampilan Code Barang Masuk

  1. Code Barang Keluar

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 30

Tampilan Code Barang Keluar

  1. Code Laporan Stok

 

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 31 Tampilan Code Laporan Stok

  1. Code Laporan Barang Masuk

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 32

Tampilan Laporan Barang Masuk

  1. Code Laporan Barang Keluar

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 33

Tampilan Code Laporan Barang Keluar

  1. Code Manajemen User

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 34

Tampilan Code Manajemen User

  1. Code Dashboard Kepala Gudang

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 35

Tampilan Code Dashboard Kepala Gudang

  1. Code Laporan Barang Masuk

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

Gambar 4 . 36

Tampilan Code Laporan Barang Masuk

  1. Code Laporan Barang Keluar

 

 

 

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

 

 

 

4.3            Testing

 

Gambar 4 . 37

Tampilan Code Laporan Barang Keluar

 

 

Tabel 4. 3 Testing Admin

 

No

Fitur yang

 

]diuji

Skenario

 

pengujian

Data Uji

Hasil yang

 

diharapkan

Status

1.

Login

Input

Username dan Password

Username: administrator

Berhasil

login                 ke dashboard

 ⬛

 

Berhasil

 

 

 

 

yang valid

Password:

 

123

 

 

2.

Login

Input Username dan Password yang salah

Username: administrator

Password:

 

Salah

Muncul Kesalahan Login

 ⬛

 

Berhasil

3.

Tambah Data Barang

Admin Menambahkan barang baru

Nama: Barang

Stok: 10

Data barang tersimpan dan muncul

di table

⬛

 

Berhasil

4.

Edit            data barang

Admin mengubah informasi

barang

Ubah               stok menjadi 12

Data barang berhasil di perbaharui

 ⬛

 

Berhasil

5.

Hapus data barang

Admin menghapus data             barang

dari table

Klik tombol hapus

Data barang terhapus

 ⬛

 

Berhasil

6.

Input

barang masuk

Admin

mencatat barang masuk

Barang Jumlah: 10

Stok barang bertambah

⬛

 

Berhasil

 

 

7.

Input barang

keluar

Admin mencatat

barang keluar

Barang Jumlah: 5

Stok barang berkurang

⬛

 

Berhasil

8.

Manajemen User

Admin menambah akun user baru

Username: kepala gudang

Password:

 

123

Akun berhasil ditambahkan kesistem

 ⬛

 

Berhasil

9.

Logut

Admin keluar dari system

Klik tombol logout

Dialihkan ke

halaman logiut

⬛

 

Berhasil


Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

 

 

 

 

 

 

Tabel 4. 4 Testing Kepala Gudang

No

Fitur

yang diuji

Skenario pengujian

Data Uji

Hasil yang diharapkan

Status

1.

Login

Input username/password

Username: kepala

Berhasil login ke

⬛

 

Berhasil

 

 

 

 

dengan benar

gudang

Password: 123

dashboard

 

2.

Login

Input username/password dengan salah

Username:

 

Kepala Gudang

Password:

 

321

Muncul pesan kesalahan login

 ⬛

 

Berhasil

3.

Lihat laporan

Kepala gudang mengakses halaman laporan

Klik Laporan

Data laporan muncul dengan

sesuai

⬛

 

Berhasil

4.

Cek akses menu

Kepala gudang mencoba akses halaman seperti

Data barang

Akses langsung menggunakan

URl

Sistem menolak akses

⬛

 

Berhasil

5.

Logout

Kepala gudang keluar dari system

Klik tombol logout

Diahlikan ke tampilan

login

⬛

 

Berhasil

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

 

  • Support

 

  • Publikasi Software
  • Spesifikasi Hardware dan Software

 

  1. Spesifikasi Hardware

 

Pengujian yang digunakan dalam sistem ini adalah menggunakan metode Black Box Testing, yaitu metode pengujian perangkat lunak yang hanya berfikus pada keluaran (output) tanpa memperhatikan bagaimana proses tersebut dilakukan secara internal. Menurut Sommerville (2011), Pengujian Black Box Testing dilakukan dengan mendesain kasus uji berdasarkan spesifikasi fungsional perangkat lunak. Artinya, pengujian ini melihat apakah suatu fitur memberikan hasil yang diharapkan Ketika diberikan input tertentu.

Berikut adalah hasil pengujian dari percangan inventory gudang menggunakan Black Box Testing:

Tabel 4. 5    Spesifikasi Hardware

 

Kebutuhan

Keterangan

Processor

Intel(R) Core(TM) i3-10110U

 

CPU@2.1 GHz (4 CPUs),~2.6GHz

RAM

1288MB

Harddisk

236 GB

Laptop

Asus A509F

 

 

Koneksi

Indihome

Printer

Canon

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

  1. Spesifikasi Software

 

Tabel 4. 6 Spesifikasi Software

 

Kebutuhan

Keterangan

Sistem Operasi

Windows 11

Aplikasi Software

Ms Office 2016, Drawio, Mendelay

Aplikasi Pendukung

Visual Studio Code, Xampp

Database

MySQL

Aplikasi Web

Google Chrome

Sumber: Hasil Penelitian 2025

 

BAB V PENUTUP

5.1            Kesimpulan

 

Berdasarkan hasil perancangan dan implementasi sistem inventory gudang berbasis website yang telah dilakukan, maka dapat diambil beberapa Kesimpulan sebagai berikut:

  1. Perancangan inventory gudang berhasil dirancang dan diimplementasikan menggunakan metode Waterfall, yang terdiri dari tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan.
  2. Aplikasi ini mempermudah pengelolaan data barang, termasuk proses pencatatan barang masuk dan keluar, serta pengelompolan jenis dan satuan barang, sehingga meminimalisasi kesalahan pencatatan manual.
  3. Terdapat dua jenis user, yaitu:

 

  1. Admin, yang memiliki hak akses penuh untuk melakukan input data barang, manajemen use, pengelolaan stok, dan generate laporan.
  2. Kepala Gudang, yang berfungsi sebagai supervisor untuk melihat laporan dan memantau pergerakan stok.
  1. Sistem ini memiliki pencatatan riwayat transaksi, dan laporan yang dapat dicetak dalam bentuk PDF. Sehingga sangat mendukung proses monitoring invetaris secara efisien dan real time.

 

 

 

  1. Hasil pengujian menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan harapan, baik untuk role admin maupun kepala gudang.

 

5.2            Saran

 

1.   Pengembangan Fitur Notifikasi Otomatis
Sistem dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fitur notifikasi otomatis terkait stok barang menipis atau habis, baik melalui email maupun notifikasi pada dashboard. Ini akan membantu admin dan kepala gudang untuk melakukan tindakan preventif lebih awal dalam pengelolaan persediaan.

2.     Integrasi dengan Sistem Lain dan Multi-Cabang
Disarankan untuk mempertimbangkan integrasi sistem inventory dengan modul keuangan atau sistem lain yang berkaitan di lingkungan Dinas Perhubungan Nunukan. Selain itu, pengembangan agar sistem dapat mendukung multi-cabang atau multi-lokasi akan berguna jika jumlah gudang bertambah di masa mendatang.

3.     Peningkatan Keamanan dan Backup Data
Perlu adanya peningkatan pada aspek keamanan data, seperti implementasi autentikasi dua faktor untuk admin dan kepala gudang. Selain itu, sistem backup data secara berkala sangat dianjurkan agar data tidak hilang jika terjadi gangguan teknis atau serangan siber.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

 

 

 

Darmawan, R. (2021). Penerapan Metode Waterfall dalam pengembangan Sistem Informasi Gudang. Ilmiah Teknologi dan Informasi, 102-110.

Heizer, J. & Render. (2020). Operation Management. Pearson Education.

 

Rydjiono. (2020). Sistem informasi. Jakarta: Andi.

 

Thalia, K.M, Octaviyani, E.D, & Sylviana. (2021). Jurnal Of Information Technology and Computer Science: Sistem Informasi Inventory Berbasis Website.

Anis, Y., Wahyudi, E.N., & Kurniawan. (2024). Metode Waterfall dalam pengembangan sistem Inventaris Guna meningkatkan efisiensi manajemen stok barang. Jurnal Teknologi & Sistem Informasi Bisnis, 6(2), 329-338

 

Putra, R. (2020). Sistem Informasi Inventory Barang pada C.V.Putra Karya Baja Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall: Bina Insani ICT Journal, 7(2), 145-155

 

 

Aji, S., & Pratmanto, D (2021). Sistem Informasi Barang. Indonesian Journal On Software Engeineering.7(1).

Nugroho, A. (2020). Rekayasa Perangkat Lunak Menggunakan UML dan Java. Yogyakarta: Andi.

Software Engineering: A Practitioner’s Approach. (2020).  New York: McGraw-Hill.

Prabowo, R. (2023). Manajemen Inventory Berbasis Web: Jurnal Perpaduan, 4(1), 40-46.

 

Simamora, H. (2024). Manajemen Logistik dan Pergudangan. Jakarta: Gramedia Widiasarana.

 

 

 

Siregar, A. & Wibowo T. (2021). Rancangan Bangun Sistem Informasi Inventory Gudang. Sistem Informasi, 55-63.

Sutabri, T. (2020). Analisis Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi. Sutedjo, B. (2020). Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta: Adni. Sutedjo, B. (n.d.). Pengantar Teknologi Informasi.

Welling, L. &. (2020). PHP and MySQL Web Development. Addison-Wesley.

 

Yuliana, S. & Pramudito. (2020). Rancang Bangun Sistem Informasi Inventory Barang. Teknologi Informasi, 205-213.

 

 

I.                Biodata Mahasiswa

 

Nim                                          17210588

 

Nama lengkap                        : Ryenhat Rajagukguk Tempat/Tanggal Lahir      : Batam, 02 November 2002

Alamat Lengkap                    : Sodong Tigaraksa Perum Flamboyan Garden 3

 

blok j 10 no 11

 

II.             Pendidikan

 

  1. SD NEGRI NAGRAK TIGARAKSA, Lulus tahun 2014
  2. SMP NEGRI 3 TIGARAKSA, Lulus tahun 2017

 

  1. SMK NEGRI 4 KAB.TANGERANG, Lulus tahun 2020

 

III.           Riwayat Pengalaman Berorganisasi/Pengalaman

 

  1. QC (Quality Control) di PT Meerkat Flexipack Kab. Tangerang, Pada Tahun 2019
  2. IT support di PT Kimia Farma Trading & Distribution Jakarta Pusat, Pada Tahun 2024
 
 

 

 

 

 

Jakarta, 02 Juli 2025

 

                                                                                                           

Ryenhat Rajagukguk

 

 

LEMBAR KEABSAHAN DATA HASIL RISET

 

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:

Nama                                      : Ryenhat Rajagukguk

NIM                                           17210588

Jenjang                                    : Sarjana (S1)

Program Studi                         : Teknologi Informasi

Fakultas                                  : Teknik Dan Informatika

Perguruan Tinggi                    : Universitas Binsa Sarana Informatika

 

 

Dengan ini menyatakan bahwa data dan atau informasi yang saya gunakan dalam penulisan karya ilmiah dengan judul “Perancangan Program Inventory Berbasis Web Dinas Perhubungan Nunukan Menggunakan Metode Waterfall” merupakan data dan atau informasi yang saya peroleh berdasarkan hasil PKL/Riset Secara Daring (Online) pada:

Nama Perusahaan                   : Dinas Perhubungan Nunukan

Alamat Perusahaan                 : Nunukan Timur Kalimantan Utara

Melalui Alamat Website        : Kaltaprov.go.id

 

Saya bersedia untuk bertanggung jawab secara pribadi, tanpa melibatkan pihak Universitas Bina Sarana Informatika, atas materi/isi karya ilmiah tersebut, termasuk bertanggung jawab atas dampak atau kerugian yang timbul dalam bentuk akibat tindakan yang berkaitan dengan data dan atau informasi yang terdapat pada karya ilmiah saya ini.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Dibuat di: Jakarta

Pada Tanggal: 7 Juli 2025

Mengetahui                                                     Yang Menyatakan

       
     
   
 

 

Kudiantoro Widianto,M.Kom                                 Ryenhat Rajagukguk

 

 

 

 

 

 

 

Kata Kunci
Akses Repositori Private

https://repository.bsi.ac.id/repo/75415/PERANCANGAN-PROGRAM-INVENTORY-GUDANG-BERBASIS-WEB-DINAS-PERHUBUNGAN-NUNUKAN-MENGGUNAKAN-METODE-WATERFALL
File full-text dikunci.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 17210588 - RYENHAT RAJAGUKGUK
  • Prodi : Teknologi Informasi
  • Kampus : Margonda
  • Tahun : 2025
  • Pembimbing : Kudiantoro Widianto, M.Kom
  • Kode : 0213.S1.17.SKRIPSI.I.2025
  • Status Akses : Private
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 24 Oktober 2025
  • Dilihat : 762 kali