REPRESENTASI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PADA FILM BOLEHKAH SEKALI SAJA KUMENANGIS
- JALU ARYA BINTANG
- 2025
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan salah satu bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang masih sering terjadi di masyarakat Indonesia. Film sebagai media komunikasi massa memiliki peran penting dalam menyampaikan isu-isu sosial, termasuk KDRT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana KDRT ditampilkan dalam film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Analisis difokuskan pada adegan-adegan yang memperlihatkan kekerasan fisik, psikis, dan ekonomi melalui penggunaan tanda-tanda seperti ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari tujuh adegan yang dianalisis, film ini merepresentasikan kekerasan dalam rumah tangga dengan tiga bentuk kekerasan yaitu, kekerasan psikis, fisik dan juga kekerasan ekonomi.
https://repository.bsi.ac.id/repo/72434/REPRESENTASI-KEKERASAN-DALAM-RUMAH-TANGGA-PADA-FILM-BOLEHKAH-SEKALI-SAJA-KUMENANGIS
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 44210411 - JALU ARYA BINTANG
- Prodi : Ilmu Komunikasi
- Kampus : Ciputat
- Tahun : 2025
- Pembimbing : Rindana Intan Emelia, S.Sos., M.I.Kom
- Kode : 0815.S1.44.SKRIPSI.I.2025
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 21 Oktober 2025
- Dilihat : 59 kali