ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI DEEPFAKE DI MASYARAKAT DENGAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL

  • LUKMAN SATRIA MANGGALA
  • 2025

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan teknologi Deepfake di masyarakat dengan menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berskala Likert (1–5). Variabel yang diteliti mencakup Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Attitude Toward Using (ATU), dan Behavioral Intention to Use (BI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,978. Temuan utama mengindikasikan bahwa PU dan PEOU, BI dan ATU, yang berarti semakin tinggi persepsi masyarakat terhadap kemanfaatan dan kemudahan penggunaan Deepfake, semakin besar pula niat mereka untuk menggunakannya. Namun demiki`an, terdapat kekhawatiran terkait risiko etika, privasi, dan penyalahgunaan Deepfake. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TAM efektif digunakan dalam menganalisis penerimaan masyarakat terhadap teknologi Deepfake, serta menekankan pentingnya regulasi, literasi digital, dan edukasi publik untuk meminimalisir dampak negatifnya.

Kata Kunci
Akses Repositori Open Access

https://repository.bsi.ac.id/repo/68334/ANALISIS-PENGARUH-PENGGUNAAN-TEKNOLOGI-DEEPFAKE-DI-MASYARAKAT-DENGAN-METODE-TECHNOLOGY-ACCEPTANCE-MODEL
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 17210498 - LUKMAN SATRIA MANGGALA
  • Prodi : Teknologi Informasi
  • Kampus : Tangerang A
  • Tahun : 2025
  • Pembimbing : Mulia Rahmayu, M.Kom
  • Kode : 0120.S1.17.SKRIPSI.I.2025
  • Status Akses : Open Access
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 24 Oktober 2025
  • Dilihat : 79 kali