Representasi Kerja Sama Antar Budaya Pada Film Animasi Merah Putih : One For All Pendekatan Decoding – Encoding Stuart Hall

  • NUR AFRIZAL NIKEN
  • 2026

Abstrak

Film animasi sebagai media massa tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media representasi yang membentuk makna dan nilai sosial melalui sistem tanda visual dan naratif. Film animasi Merah Putih: One For All merepresentasikan kerja sama antar budaya melalui narasi petualangan tokoh-tokoh anak dengan latar belakang yang beragam dalam menghadapi berbagai tantangan dan konflik bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana representasi kerja sama antar budaya ditampilkan dan dikonstruksi dalam film, serta bagaimana makna tersebut diodekan oleh pembuat teks dan dimaknai oleh audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes dan teori encoding decoding Stuart Hall. Analisis semiotika digunakan untuk mengidentifikasi lapisan makna denotatif, konotatif, dan mitos dalam adegan- adegan kunci film, khususnya pada representasi karakter, interaksi, dan alur penyelesaian konflik. Teori encoding decoding digunakan untuk menganalisis proses pengodean pesan kerja sama antar budaya oleh pembuat film serta posisi pemaknaan audiens berdasarkan hasil wawancara terhadap sepuluh informan dengan latar belakang sosial dan budaya yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotatif, film menampilkan tindakan konkret berupa saling menolong, berdiskusi, melindungi anggota tim, dan bekerja sama dalam menghadapi ancaman. Pada tingkat konotatif, tindakan tersebut dimaknai sebagai simbol solidaritas, empati,toleransi, dan tanggung jawab kolektif lintas perbedaan. Pada tingkat mitos, film menaturalisasi nilai gotong royong, musyawarah, persatuan, dan nasionalisme sebagai nilai sosial yang ideal dan dilekatkan pada identitas kebangsaan. Dalam proses encoding, kerja sama antar budaya dikonstruksi sebagai makna dominan dan diposisikan sebagai solusi utama dalam penyelesaian konflik naratif. Hasil decoding audiens menunjukkan bahwa mayoritas informan berada pada posisi dominant hegemonic, sementara sebagian lainnya berada pada posisi negotiated dan oppositional, yang menandakan adanya variasi pemaknaan berdasarkan pengalaman sosial masing-masing. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa film animasi Merah Putih: One For All secara konsisten merepresentasikan kerja sama antar budaya sebagai fondasi persatuan dan berperan sebagai media edukatif dalam menanamkan nilai kebersamaan dan nasionalisme, baik pada level konstruksi tanda dalam teks media maupun pada level pemaknaan oleh audiens.

Kata Kunci
Akses Repositori Open Access

https://repository.bsi.ac.id/repo/81709/Representasi-Kerja-Sama-Antar-Budaya-Pada-Film-Animasi-Merah-Putih-:-One-For-All-Pendekatan-Decoding-–-Encoding-Stuart-Hall
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 44215018 - NUR AFRIZAL NIKEN
  • Prodi : Ilmu Komunikasi
  • Kampus : Pemuda
  • Tahun : 2026
  • Pembimbing : Nina Kusumawati, S.Pt, M.Si
  • Kode : 0024.S1.44.SKRIPSI.II.2026
  • Status Akses : Open Access
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 12 Maret 2026
  • Dilihat : 32 kali