MAKNA BODY SHAMING PADA FILM 200 POUNDS BEAUTY VERSI INDONESIA (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce)
- LILA SARI ANDAMAYA
- 2025
Fenomena body shaming masih marak terjadi di masyarakat Indonesia dan sering dianggap wajar sebagai candaan, padahal memiliki dampak serius terhadap psikologis korban. Film sebagai media komunikasi massa dapat merepresentasikan fenomena tersebut melalui adegan, dialog, maupun simbol visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna body shaming dalam film 200 Pounds Beauty versi Indonesia dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Dari 48 adegan yang diamati, diperoleh 10 adegan yang mengandung tanda body shaming untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan bahwa body shaming dalam film 200 Pounds Beauty versi Indonesia mengandung lima unsur body shaming, yaitu kognitif sosial, evaluasi diri, emosional, perilaku, dan psikologis. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa film tidak hanya merefleksikan standar kecantikan yang sempit, tetapi juga memperlihatkan dampak sosial dan psikologis mendalam bagi korban body shaming.
https://repository.bsi.ac.id/repo/70916/MAKNA-BODY-SHAMING--PADA-FILM-200-POUNDS-BEAUTY-VERSI-INDONESIA-(Analisis-Semiotika-Charles-Sanders-Peirce)
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 44211140 - LILA SARI ANDAMAYA
- Prodi : Ilmu Komunikasi
- Kampus : Pemuda
- Tahun : 2025
- Pembimbing : Iin Soraya, S.Sos, M.I.Kom
- Kode : 0953.S1.44.SKRIPSI.I.2025
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 17 Oktober 2025
- Dilihat : 141 kali