REVITALISASI SISTEM INSTRUMENTASI REAKTOR SERBA GUNA
- RAIHAN SULIWA
- 2025
Raihan Suliwa (72210008) Revitalisasi Sistem Instrumentasi Reaktor Serba Guna
Sistem instrumentasi Reaktor Serba Guna bertujuan meningkatkan keandalan dan keselamatan operasional. Penelitian ini mengaplikasikan analisis Weibull untuk menilai pola kegagalan komponen dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk memetakan hubungan sebab-akibat faktor penyebab kegagalan. Data historis kegagalan dikumpulkan dan diolah menggunakan Microsoft Excel, dilanjutkan dengan uji goodness-of-fit untuk memastikan bahwa model distribusi Weibull yang dipilih sesuai dengan data empiris. Dengan parameter Weibull yang tervalidasi, diperoleh metrik keandalan kunci seperti Mean Time to Failure (MTTF) dan laju kegagalan (hazard rate). Bersamaan itu, FTA digunakan membangun model logika kegagalan, mengidentifikasi minimal cut sets, dan menyoroti elemen kritis yang secara signifikan meningkatkan risiko sistem. Pendekatan terintegrasi ini menggabungkan karakterisasi statistik kegagalan dengan propagasi logika kegagalan, sehingga memberikan pemahaman komprehensif tentang keandalan sistem. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi analisis Weibull dan FTA dengan verifikasi goodness-of-fit yang ketat memungkinkan pengembangan strategi pemeliharaan prediktif yang tepat sasaran. Implementasi strategi ini menjanjikan peningkatan efisiensi dan keselamatan dengan mengatasi mode kegagalan teridentifikasi secara proaktif serta memperkuat komponen kritis. Dengan mengurangi kegagalan tak terencana dan mendukung operasi yang berkelanjutan dan aman, kerangka kerja ini memastikan kinerja sistem kontrol kritis reaktor tetap optimal.
https://repository.bsi.ac.id/repo/74061/REVITALISASI-SISTEM-INSTRUMENTASI-REAKTOR-SERBA-GUNA
File full-text dikunci.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 72210008 - RAIHAN SULIWA
- Prodi : Teknik Elektro
- Kampus : Kramat 98
- Tahun : 2025
- Pembimbing : Suryanto, M.Kom
- Kode : 0006.S1.72.SKRIPSI.I.2025
- Status Akses : Private
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 22 Oktober 2025
- Dilihat : 47 kali