Analisis Semiotika Pesan Moral Dalam Drama Korea Twinkling Watermelon

  • LIDYA OKTAVIANI
  • 2025

Abstrak

Lidya Oktaviani (44200272), Analisis Semiotika Pesan Moral Dalam Drama Korea Twinkling Watermelon

Film atau serial drama sangat digemari oleh banyak orang terutama dikalangan remaja. Salah satu serial drama luar negeri yang paling populer di Indonesia adalah serial drama Korea. Drama Korea merupakan cerita yang tidak berdasarkan kenyataan dan menggambarkan kehidupan orang Korea. Salah satu drama Korea yang menarik perhatian publik adalah Twinkling Watermelon. Drama ini disutradarai oleh Son Jung-Hyun yang mengusung genre fantasi, romansa, dan perjalanan waktu. Tujuan penulis dalam menganalisis drama ini untuk mengetahui makna denotasi, konotasi, dan mitos, serta pesan moral yang terkandung dalam drama Korea tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori semiotika Roland Barthes. Sumber data penelitian ini berdasarkan scene adegan dan dialog yang ada dalam drama Korea Twinkling Watermelon episode 14-16. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam drama Korea tersebut terdapat pesan moral yang dilihat dari denotasi, konotasi dan mitos. Pesan moral tersebut yakni (1) Bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu. (2) Tanggung jawab orang tua terhadap anaknya. (3) Pentingnya komunikasi dalam setiap hubungan terutama keluarga. (4) Kasih sayang yang tulus. (5) Jangan memaksakan diri untuk menanggung beban yang bukan tanggung jawab kita. (6) Pantang menyerah dan terus berjuang.

Kata Kunci: Drama Korea, Pesan Moral, Twinkling Watermelon, Semiotika

 

Lidya Oktaviani (44200272), Semiotic Analysis Of Moral Messages in Korean Drama Twinkling Watermelon

Films or drama series are highly favored by many people, especially among teenagers. One of the most popular foreign drama series in Indonesia is Korean drama. Korean dramas depict fictional strories and portray Korean life. One of the Korean dramas that attracted public attention was Twinkling Watermelon. This drama directed by Son Jung-Hyun carries the genre of fantasy, romance, and time travel. The author's goal in analyzing this drama is to find out the meaning of denotation, connotation, and myth, as well as the moral messages contained in the Korean drama. This research employs qualitative research methods using Roland Barthes’ semiotics theory. Data for this study are based on scene and dialogues from episodes 14-16 of the Korean drama Twinkling Watermelon. The data collection techniques used are observation, documentation, and literature study. The results obtained from this study indicate that in the Korean drama there are moral messages seen from denotation, connotation and myth. The moral messages are (1) Being serious in doing something. (2) Parents' responsibility towards their children. (3) The importance of communication in every relationship, especially family. (4) Sincere love. (5) Do not force ourselves to bear burdens that are not our responsibility. (6) Never give up and keep fighting.

Keywords: Korean Drama, Moral Message, Twinkling Watermelon, Semiotics

Kata Kunci
Akses Repositori Open Access

https://repository.bsi.ac.id/repo/52505/Analisis-Semiotika-Pesan-Moral-Dalam-Drama-Korea-Twinkling-Watermelon
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 44200272 - LIDYA OKTAVIANI
  • Prodi : Ilmu Komunikasi
  • Kampus : BSD
  • Tahun : 2025
  • Pembimbing : Ade Budi Santoso, M.IKom
  • Kode : 0696.S1.44.SKRIPSI.I.2024
  • Status Akses : Open Access
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 25 Agustus 2025
  • Dilihat : 193 kali