variasi shot dalam program produksi dokumenter

  • ASTI NURAZIZAH
  • 2024

Abstrak

Gerakan 30 September (G30S) adalah sebuah peristiwa berlatar belakang kudeta
yang terjadi selama satu malam pada tanggal 30 September hingga 1 Oktober 1965
yang mengakibatkan gugurnya enam jenderal serta satu orang perwira pertama
militer Indonesia dan jenazahnya dimasukkan ke dalam suatu lubang sumur lama di
area Lubang Buaya, Jakarta Timur. Salah Satunya Adalah Jendral A. H. Nasution.
Museum ini semula adalah kediaman pribadi dari Pak Nasution yang ditempati
bersama dengan keluarganya sejak menjabat sebagai KSAD tahun 1949 hingga
wafatnya pada tanggal 6 September 2000. Di kediaman ini Jenderal Besar DR. A H
Nasution telah menghasilkan banyak karya juang yang dipersembahkan bagi
kemajuan bangsa dan negaranya. Di tempat ini pulalah terjadi peristiwa dramatis
yang hampir merenggut nyawa Jenderal Besar DR. A H Nasution.
Pasukan Tjakrabirawa G-30S/PKI berupaya menculik dan membunuh dia, namun hal
ini gagal dilakukan. Dalam peristiwa tersebut, putri kedua dia, Ade Irma Suryani
Nasution dan ajudannya, Kapten Anumerta Pierre Andreas Tendean gugur. Hal
tersebut membuat penulis tertarik untuk mengangkat ke dalam penciptaan karya
sebagai tugas akhir. Media yang menurut penulis cocok adalah televisi. Tujuan
penulisan ini ialah ingin menghasilkan program dokumenter televisi berjudul
î Rekam Jejak Rumah Jendral Nasutionï Teknik pengumpulan data: literasi,
observasi, dan wawancara terhadap objek penelitian

Kata Kunci
Akses Repositori Open Access

https://repository.bsi.ac.id/repo/54579/variasi-shot-dalam-program-produksi-dokumenter
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 44200152 - ASTI NURAZIZAH
  • Prodi : Ilmu Komunikasi
  • Kampus : Cengkareng
  • Tahun : 2024
  • Pembimbing : Yudha Febri Al Paksi, S.IKom, MM
  • Kode : 0629.S1.44.SKRIPSI.I.2024
  • Status Akses : Open Access
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 22 Oktober 2024
  • Dilihat : 68 kali