Representasi Kekerasan Dalam Film Mencuri Raden Saleh Melalui Analisis Semiotika (Roland Barthes)
- JOSHUA ADITHYA PRATASIS
- 2024
Film merupakan seni yang kompleks dan komunikasi yang unik dengan dampak yang
besar pada berbagai lapisan masyarakat. Selain menyajikan hiburan, film juga menjadi
peminat yang besar dan berpengaruh bagi para remaja dalam masa pubertas mereka.
Salah satu film yang menarik untuk dikaji adalah “Mencuri Raden Saleh” film heist
yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko. Penelitian ini bertujuan
menganalisis representasi kekerasan film ini melalui pendekatan semiotika Roland
Barthes, menggunakan metode kualitatif deskriptif. Fokus yang dianalisis yaitu tandatanda dalam film, seperti simbol visual, adegan dan dialog dengan melakukan
pengumpulan data yaitu observasi film yang terkait dan dokumentasi berupa
screenshot dari penemuan kekerasan fisik dan kekerasan non-fisik. Pendekatan Roland
Barthes menganalisis makna-makna yang terkandung di dalam film dan mencari
denotasi, konotasi serta mitos dari konsep kekerasan fisik dan non-fisik yang di
temukan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 scene pada film Mencuri Raden
Saleh yang menampilkan kekerasan fisik maupun non-fisik. Kekerasan fisik yang
ditemukan yaitu memukul, menendang, mendorong dan mempiting, sedangkan
kekerasan non-fisik yaitu memaki, membentak dan mengancam.https://repository.bsi.ac.id/repo/55746/Representasi-Kekerasan-Dalam-Film-Mencuri-Raden-Saleh-Melalui-Analisis-Semiotika-(Roland-Barthes)
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 44200559 - JOSHUA ADITHYA PRATASIS
- Prodi : Ilmu Komunikasi
- Kampus : Margonda
- Tahun : 2024
- Pembimbing : Anisti, Dr. S.Sos, M.Si
- Kode : 0461.S1.44.SKRIPSI.I.2024
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 24 Oktober 2024
- Dilihat : 139 kali