Representasi Kecemasan Dalam Musik Video BTS Zero O'clock (Kajian Semiotika Roland Barthes)

  • KHILDA RACHMA SAFIRA
  • 2024

Abstrak

ABSTRAKS

 

Khilda Rachma Safira (44200960) REPRESENTASI KECEMASAN DALAM MUSIK VIDEO BTS ZERO O'CLOCK (KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES).

 

Boy band BTS dari Korea Selatan debut pada 13 Juni 2013 dan telah aktif merilis lagu-lagu yang menggambarkan emosi remaja dan dewasa muda. Grup yang terdiri dari tujuh anggota, yaitu RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook, dikenal memproduksi sendiri musik mereka. Pada tahun 2020, BTS dinobatkan sebagai Entertainer of the Year oleh majalah TIME dan termasuk dalam Forbes Asia’s 100 Digital Stars. Album mereka secara konsisten menduduki puncak tangga lagu global, dan musik mereka sering kali membahas isu-isu yang relevan dengan kaum muda, seperti kesehatan mental. Lagu mereka "Zero O’Clock" dari album "Map of the Soul: 7," yang dirilis pada 21 Februari 2020, mengajak pendengar untuk beristirahat sejenak dari hari-hari yang berat dan menemukan harapan untuk hari esok yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kecemasan dalam video musik "Zero O’Clock" menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Penelitian ini mengidentifikasi makna denotatif, konotatif, dan mitos dalam tanda dan simbol pada video, memberikan wawasan tentang bagaimana video musik BTS dapat memberikan dampak positif bagi individu yang mengalami kecemasan.

Kata Kunci
Akses Repositori Open Access

https://repository.bsi.ac.id/repo/57542/Representasi-Kecemasan-Dalam-Musik-Video-BTS-Zero-O'clock-(Kajian-Semiotika-Roland-Barthes)
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 44200960 - KHILDA RACHMA SAFIRA
  • Prodi : Ilmu Komunikasi
  • Kampus : Margonda
  • Tahun : 2024
  • Pembimbing : Muhammad Irfan, M.IKom
  • Kode : 0292.S1.44.SKRIPSI.I.2024
  • Status Akses : Open Access
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 26 Oktober 2024
  • Dilihat : 108 kali