TOXIC MASCULINITY PEMERAN AJO KAWIR DALAM FILM "SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS" KARYA EKA KURNIAWAN (Analisis Semiotika Roland Barthes)
- REGIYANDINI SHAUMMITHA
- 2024
Film merupakan suatu bentuk komunikasi antara pembuat film dan khalayak. Film juga merupakan sarana media komunikasi yang berperan sebagai sarana untuk menampaikan pesan kepada masyarakat. Film yang dibuat oleh para pembuat film mampu menirukan dan melahirkan berbagai kejadian yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat yang pada akhirnya diangkat menjadi sebuah film seperti kehidupan keluarga, kehidupan sosial, horror, humor, percintaan, sejarah dan sebagainya. Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas menceritakan tentang toxic masculinity seorang jagoan bernama Ajo Kawir yang mempunyai kekurangan penyakit impoten. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan dan mengetahui toxic masculinity Pemeran Ajo Kawir Dalam Film “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” Karya Eka Kurniawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigmat konstruktivis melalui analisis semiotika Roland Barthes. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi berupa capture adegan film. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 scene yang dinilai mengandung unsur toxic masculinity pemeran Ajo Kawir. Dalam 12 scene tersebut dapat dilihat perilaku toxic masculinity bahwa laki-laki harus selalu bersikap maskulin, laki-laki harus sukses dan berprestasi, laki-laki tidak boleh lemah dan laki-laki harus mengambil resiko dengan kekerasan. Denotasi yang dapat diidentifikasi adalah perilaku sosok Ajo Kawir yang memiliki sikap toxic masculinity karena dipicu oleh masalah impotensi yang dialaminya makadari itu tokoh Ajo Kawir menunjukkan sisi bahwa Ajo harus selalu bersikap maskulin, harus sukses, tidak boleh terlihat lemah dan selalu menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Konotasi yang terungkap adalah kehidupan seorang pria pemberani yang tidak takut akan bahaya, sikap ini muncul karena rasa tidak percaya diri yang dialami akibat impotensi. Secara mitos toxic masculinity merupakan pribadi yang terbentuk berdasarkan rasa ketidakpercayaan dirinya sebagai laki-laki yang dipicu oleh masalah dan selalu ingin terlihat mendominasi.
https://repository.bsi.ac.id/repo/54140/TOXIC-MASCULINITY-PEMERAN-AJO-KAWIR-DALAM-FILM-"SEPERTI-DENDAM,-RINDU-HARUS-DIBAYAR-TUNTAS"-KARYA-EKA-KURNIAWAN-(Analisis-Semiotika-Roland-Barthes)
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 44200884 - REGIYANDINI SHAUMMITHA
- Prodi : Ilmu Komunikasi
- Kampus : Margonda
- Tahun : 2024
- Pembimbing : Christoper Yudha Erlangga, S.I.Kom, MM
- Kode : 0247.S1.44.SKRIPSI.I.2024
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 21 Oktober 2024
- Dilihat : 72 kali