Strategi Komunikasi DPRD DKI Jakarta Dalam Meningkatkan Citra Instansi Terhadap Publik Melalui Media Sosial Instagram @DPRDDKIJAKARTA
- ADE SEPTIAN DARMAWAN
- 2025
ABSTRAK
STRATEGI KOMUNIKASI DPRD DKI JAKARTA DALAM MENINGKATKAN CITRA INSTANSI TERHADAP PUBLIK MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @DPRDDKIJAKARTA
Strategi komunikasi hubungan masyarakat dengan pemerintah bersifat satu arah maka setiap informasi yang rilis harus dikemas dan didistribusikan dengan baik kepada masyarakat umum. Banyaknya kasus yang mencerminkan citra buruk para anggota DPRD DKI Jakarta membuat peranan humas penting untuk membangun strategi komunikasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memahami bagaimana strategi komunikasi DPRD DKI Jakarta dalam meningkatkan citra instansi terhadap publik melalui media sosial Instagram @dprddkijakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk menggambarkan strategi komunikasi DPRD DKI Jakarta dalam meningkatkan citra melalui Instagram @dprddkijakarta. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan pasif, wawancara semi-terstruktur, studi literatur, dan dokumentasi selama penelitian yang berlangsung dari 19 November hingga 19 Desember 2024 di DPRD DKI Jakarta. Informan kunci meliputi Agus Ermanto (Kepala Sub-Bagian Humas) dan Eko Prabowo (Content Creator), serta informan pendukung adalah warga Jakarta yang aktif mengikuti akun Instagram tersebut. Data dianalisis menggunakan Cyber Media Analysis (AMS) untuk memahami pola komunikasi dan efektivitas strategi media sosial DPRD DKI Jakarta. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, strategi komunikasi Humas DPRD DKI Jakarta melalui Instagram @dprddkijakarta hanya memenuhi sebagian teori PENCILS, yaitu unsur P (Publication), E (Event), N (News), I (Inform of Image), dan L (Lobbying), sementara unsur C (Community Involvement) dan S (Social Responsibility) belum diimplementasikan secara optimal. Analisis menggunakan Cyber Media Analysis (AMS) menunjukkan adanya tantangan dalam menangani komentar negatif, yang memerlukan koordinasi berjenjang untuk mencegah respons yang dapat merugikan citra DPRD. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan berupa sarana dan prasarana memadai, kelemahan seperti gangguan sinyal dan miskomunikasi internal, peluang dari peningkatan jumlah pengikut, serta ancaman berupa kejenuhan publik. Secara keseluruhan, strategi komunikasi ini berhasil meningkatkan citra DPRD, meski implementasi teori PENCILS dan CMS belum sepenuhnya optimal.
Kata kunci: Strategi Komunikasi, Citra Instansi, Media Sosial.
ABSTRACT
COMMUNICATION STRATEGY OF THE DKI JAKARTA REGIONAL HOUSE OF REPRESENTATIVES (DPRD DKI JAKARTA) IN ENHANCING THE INSTITUTION’S IMAGE TO THE PUBLIC THROUGH INSTAGRAM SOCIAL MEDIA (@DPRDDKIJAKARTA)
The communication system between public relations and the government is one-way in nature, requiring that every piece of information released be well-packaged and effectively distributed to the general public. Numerous cases reflecting the negative image of DPRD DKI Jakarta members highlight the importance of public relations in building effective communication strategies between the government and the public. This study aims to identify and understand the communication strategies employed by DPRD DKI Jakarta to improve its institutional image among the public through its Instagram account, @dprddkijakarta. The research adopts a qualitative descriptive method with a case study approach to analyze DPRD DKI Jakarta's communication strategy in enhancing its image via Instagram. Data collection methods include passive participant observation, semi-structured interviews, literature review, and documentation conducted during the research period from November 19 to December 19, 2024, at DPRD DKI Jakarta. Key informants consist of Agus Ermanto (Head of Public Relations Subdivision) and Eko Prabowo (Content Creator), with supporting informants being Jakarta residents actively following the Instagram account. The data were analyzed using Cyber Media Analysis (AMS) to understand communication patterns and the effectiveness of DPRD DKI Jakarta's social media strategies. Based on observations and interviews, the public relations communication strategy of DPRD DKI Jakarta through Instagram @dprddkijakarta partially aligns with the PENCILS theory, addressing elements of P (Publication), E (Event), N (News), I (Inform of Image), and L (Lobbying). However, C (Community Involvement) and S (Social Responsibility) were not fully implemented. The analysis using AMS revealed challenges in managing negative comments, necessitating tiered coordination to avoid responses that could harm DPRD's image. A SWOT analysis identified strengths such as adequate facilities and infrastructure, weaknesses including signal disruptions and internal miscommunication, opportunities from the growing follower count, and threats in the form of public fatigue. Overall, the communication strategy successfully enhanced DPRD’s image, although the implementation of the PENCILS theory and AMS requires further optimization.
Keywords: Communication Strategy, Institutional Image, Social Media.
https://repository.bsi.ac.id/repo/61170/Skripsi-Strategi-Komunikasi-DPRD-DKI-Jakarta-Dalam-Meningkatkan-Citra-Instansi-Terhadap-Publik-Melalui-Media-Sosial-Instagram-@DPRDDKIJAKARTA
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 44207093 - ADE SEPTIAN DARMAWAN
- Prodi : Ilmu Komunikasi
- Kampus : Pemuda
- Tahun : 2025
- Pembimbing : Robbikal Muntaha Meliala, S.Sos, M.I.Kom
- Kode : 0048.S1.44.SKRIPSI.II.2024
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 10 Maret 2025
- Dilihat : 107 kali