Analysis of Assertive and Expressive Illocutionary Acts in Raditya Dika’s Podcast “Ada Nenek Sihir Kena Guna-Guna”

  • NAJMI FADLAN AZHAR FIRDAUSYI
  • 2025

Abstrak

Abstrak

Penelitian ini menganalisis tindak tutur asertif dan ekspresif dalam podcast Raditya Dika: Ada Nenek Sihir Kena Guna-Guna dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teori tindak tutur dari John Searle. Podcast sebagai salah satu bentuk komunikasi lisan digital menghadirkan peluang yang kaya untuk analisis pragmatik karena sifatnya yang spontan dan tidak terstruktur. Data diperoleh dari percakapan antara Raditya Dika dan Gusti Irwan Wibowo yang kemudian ditranskripsi dan dianalisis untuk mengidentifikasi jenis dan fungsi tindak tutur asertif (seperti menyatakan, mengklaim, melaporkan, dan menyarankan) serta tindak tutur ekspresif (seperti memuji, mengeluh, berterima kasih, menyapa, meminta maaf, berharap, dan meratapi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua jenis tindak tutur tersebut sering muncul sepanjang percakapan dan mencerminkan bagaimana penutur menyampaikan keyakinan, emosi, dan pengalaman pribadi dalam interaksi santai. Penelitian ini menyoroti pentingnya bahasa dalam membentuk makna, membangun hubungan, dan mengekspresikan sikap dalam media digital kontemporer. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemahaman mengenai fungsi pragmatik dalam wacana lisan sehari-hari, khususnya dalam konten podcast populer.

Abstract

This study analyzes assertive and expressive speech acts in the podcast Raditya Dika: Ada Nenek Sihir Kena Guna-Guna using a descriptive qualitative method and John Searle’s Speech Act Theory. Podcasts, as a form of digital spoken communication, present rich opportunities for pragmatic analysis due to their spontaneous, unscripted nature. The data were obtained from the conversation between Raditya Dika and Gusti Irwan Wibowo, then transcribed and analyzed to identify the types and functions of assertive speech acts (such as stating, claiming, reporting, and suggesting) and expressive speech acts (such as praising, complaining, thanking, Greeting, apologizing, wishing, and lamenting). The findings reveal that both assertive and expressive acts frequently appear throughout the dialogue, reflecting how speakers convey beliefs, emotions, and personal experiences in casual interaction. This study highlights the importance of language in shaping meaning, building rapport, and expressing attitudes in contemporary digital media. The results are expected to contribute to the understanding of pragmatic functions in everyday spoken discourse, particularly in popular podcast content.

Kata Kunci
Akses Repositori Private

https://repository.bsi.ac.id/repo/75755/Skripsi
File full-text dikunci.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 33210080 - NAJMI FADLAN AZHAR FIRDAUSYI
  • Prodi : Sastra Inggris
  • Kampus : Kramat 98
  • Tahun : 2025
  • Pembimbing : Ary Iswanto Wibowo, S.S., M.Pd
  • Kode : 0101.S1.33.SKRIPSI.I.2025
  • Status Akses : Private
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 29 Oktober 2025
  • Dilihat : 61 kali