PEMBANGUNAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI KARYAWAN TERBAIK MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)

  • MUHAMMAD RIFAI SUTARNO
  • RIZKI IMAM
  • 2025

Abstrak

Dalam lingkungan bisnis yang kompetitif, pemilihan karyawan terbaik merupakan proses penting untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang optimal. Namun, proses seleksi sering kali menghadapi kendala seperti subjektivitas, ketidakteraturan data, dan kurangnya transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) guna membantu proses seleksi karyawan terbaik secara objektif dan terukur. Metode SAW dipilih karena kemampuannya dalam menangani pengambilan keputusan multikriteria melalui penjumlahan nilai preferensi hasil dari proses normalisasi dan pembobotan. Kriteria penilaian yang digunakan meliputi kedisiplinan, kualitas kerja, tanggung jawab, kerja sama tim, serta loyalitas dan integritas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka terhadap 23 karyawan Divisi Teknik PT Lekom Maras. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berhasil mengidentifikasi karyawan terbaik (A6) dengan nilai preferensi tertinggi sebesar 18. Selain itu, sistem juga mengelompokkan performa karyawan ke dalam lima kategori, di antaranya terdapat 4 karyawan dengan nilai “Cukup” dan 9 karyawan dengan nilai “Sangat Kurang”. Dengan demikian, penerapan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis Simple Additive Weighting (SAW) memberikan solusi yang efektif dalam proses seleksi yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

 

 

Kata Kunci
Akses Repositori Tidak Aktif

Tautan dinonaktifkan.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 19242573 - MUHAMMAD RIFAI SUTARNO
  • 19242584 - RIZKI IMAM
  • Prodi : Sistem Informasi
  • Kampus : Kramat 98
  • Tahun : 2025
  • Pembimbing : Achmad Munawar, M.Kom
  • Kode : 0613.S1.19.SKRIPSI.I.2025
  • Status Akses : Tidak Aktif
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 21 Oktober 2025
  • Dilihat : 136 kali