PENGELOMPOKAN PRODUKTIVITAS PADI MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEDOIDS PADA PROVINSI JAWA BARAT

  • INTAN ANILIA NURAINI
  • 2025

Abstrak

Kebutuhan pangan yang terus meningkat menuntut peningkatan produktivitas padi, namun hal ini seringkali terhambat oleh ketimpangan distribusi lahan pertanian di berbagai daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan produktivitas padi menjadi tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan data kota/kabupaten di Provinsi Jawa Barat serta menguji efektivitas algoritma K-Medoids dalam proses pengelompokan tersebut. Metode yang digunakan adalah algoritma clustering K-Medoids yang diterapkan melalui dua pendekatan, yaitu perhitungan manual menggunakan Microsoft Excel dan bantuan perangkat lunak RapidMiner. Hasil klasterisasi menunjukkan bahwa data terbagi menjadi tiga cluster dengan jumlah yang sama pada kedua metode, yaitu cluster rendah sebanyak 111 data, cluster sedang sebanyak 1.372 data, dan cluster tinggi sebanyak 137 data. Masing-masing cluster memiliki karakteristik nilai centroid yang berbeda, dengan cluster tinggi menunjukkan nilai tertinggi pada seluruh atribut. Wilayah dengan produktivitas rendah contohnya adalah Kota Depok, sedangkan wilayah dengan produktivitas tinggi di antaranya Kabupaten Indramayu, Karawang, dan Subang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pertanian yang berkelanjutan dan berbasis data guna meningkatkan ketahanan pangan di masa mendatang.

Kata Kunci
Akses Repositori Open Access

https://repository.bsi.ac.id/repo/73425/PENGELOMPOKAN-PRODUKTIVITAS-PADI-MENGGUNAKAN-ALGORITMA-K-MEDOIDS-PADA-PROVINSI-JAWA-BARAT
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 19240147 - INTAN ANILIA NURAINI
  • Prodi : Sistem Informasi
  • Kampus : Kramat 98
  • Tahun : 2025
  • Pembimbing : Adi Supriatna, M.Kom
  • Kode : 0495.S1.19.SKRIPSI.I.2025
  • Status Akses : Open Access
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 28 Oktober 2025
  • Dilihat : 35 kali