Analisa Clustering Pada Jumlah Tenaga Kesehatan Di Provinsi Jawa Barat Menggunakan Metode K-Means
- NANA SUSDIANA
- 2024
Pembangunan kesehatan masyarakat memerlukan upaya kesehatan, sumber daya kesehatan dan penyelenggaraan kesehatan demi menumbuhkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi mungkin. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat pada tahun 2021 belum semua masyarakat Jawa Barat menikmati pelayanan kesehatan berupa tenaga kesehatan. Penelitian ini mengelompokkan wilayah dengan mengacu pada indeks tenaga kesehatan di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2021 demi mengetahui wilayah yang tingkat tenaga kesehatannya termasuk rendah yang tentunya memerlukan perhatian khusus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan penerapan algoritma K-Means. Pengelompokkan terbagi dalam 3 cluster yaitu cluster rendah (C0), sedang (C1), dan Tinggi (C2), serta meliputi 5 variabel yaitu dokter, dokter gigi, bidan, perawat dan tenaga kefarmasian. Dengan melakukan penerapan K-Means ditemukan nilai centroid dan nilai clustering, dimana Cluster tingkat populasi rendah sebanyak 19 data, cluster sedang sebanyak 7 data, dan cluster tinggi sebanyak 1 data. Dari penelitian ini dapat dilihat bahwa jumlah penyebaran tenaga kesehatan di beberapa kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Barat masih belum merata.
https://repository.bsi.ac.id/repo/51340/Analisa-Clustering-Pada-Jumlah-Tenaga-Kesehatan-Di-Provinsi-Jawa-Barat-Menggunakan-Metode-K-Means
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 19200189 - NANA SUSDIANA
- Prodi : Sistem Informasi
- Kampus : Bekasi
- Tahun : 2024
- Pembimbing : yahya Mara Ardi, S.Kom, M.Kom
- Kode : 0259.S1.19.SKRIPSI.I.2024
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 20 Oktober 2024
- Dilihat : 109 kali