IMPLEMENTASI ALGORITMA NAIVE BAYES UNTUK KLASIFIKASI PENYEBAB KEMATIAN DI INDONESIA
- DIMAS NUR WICAKSONO
- 2024
Dalam konteks kesehatan masyarakat, mengetahui penyebab utama kematian adalah langkah penting untuk merumuskan kebijakan yang tepat dan meningkatkan layanan kesehatan.
Algoritma Naive Bayes, yang terkenal karena kesederhanaan dan keefektifannya dalam klasifikasi teks, diaplikasikan pada dataset penyebab kematian yang mencakup berbagai faktor. Faktor aspek terpenting dari kesehatan populasi umum yang melemahkan identitas dan kesehatan nasional adalah penyebab kematian. mengetahui penyebab utama kematian adalah langkah penting untuk merumuskan kebijakan yang tepat dan meningkatkan layanan kesehatan. Di Indonesia, peningkatan jumlah kematian dan kompleksitas penyebabnya merupakan hal yang penting, peningkatan jumlah kematian dan kompleksitas penyebabnya merupakan hal yang perlu mendapat perhatian. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah: “Untuk menganalisis klasifikasi Penyebab Kematian di Indonesia menggunakan metode algoritma naive bayes agar dapat mengetahui penyebab kematian di Indonesia dan bisa melakukan pencegahan dari dini untuk mengurangi angka kematian di Indonesia. Hasil tingkat akurasi metode algoritma naive bayes dalam menentukan klasifikasi penyebab kematian di Indonesia dengan pengujiannya menggunakan rasio 80: 20 maka diperoleh nilai akurasi sebesar 93% Dari hasil akurasi yang cukup tinggi yaitu 93 % metode naive bayes classifier cukup efektif dalam melakukan klasifikasi penyebab kematian di Indonesia.https://repository.bsi.ac.id/repo/53110/IMPLEMENTASI-ALGORITMA-NAIVE-BAYES-UNTUK--KLASIFIKASI-PENYEBAB-KEMATIAN--DI-INDONESIA
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 19200073 - DIMAS NUR WICAKSONO
- Prodi : Sistem Informasi
- Kampus : Kaliabang
- Tahun : 2024
- Pembimbing : Widiarina, M.Kom
- Kode : 0167.S1.19.SKRIPSI.II.2024
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 18 Oktober 2024
- Dilihat : 85 kali